Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persib Bandung Cuci Gudang, Rachmat Irianto Resmi Pamitan, Semakin Dekat dengan Persebaya Surabaya

Niko auglandy • Minggu, 15 Juni 2025 | 21:35 WIB
LAGA SARAT GENGSI: Gelandang Persis Solo Arapenta Poerba (kanan) dikawal ketat dua pemain Persib Bandung, Marc Klok (tengah) dan Rachmat Irianto.
LAGA SARAT GENGSI: Gelandang Persis Solo Arapenta Poerba (kanan) dikawal ketat dua pemain Persib Bandung, Marc Klok (tengah) dan Rachmat Irianto.

RADARSOLO.COM - Persib Bandung benar-benar melakukan langkah besar dengan melakukan cuci gudang di bursa transfer musim ini.

Satu per satu pemain kunci Persib Bandung dilepas, dan salah satu yang cukup mengejutkan adalah kepergian bek timnas Rachmat Irianto.

Kepergian Rachmat Irianto, atau yang akrab disapa Rian, menjadi sorotan karena dirinya adalah pemain penting yang telah membawa Persib Bandung meraih dua gelar juara Liga 1 berturut-turut.

Setelah Liga 1 2024/25, kebersamaannya dengan Persib resmi berakhir, dan dia tak lagi tercantum dalam daftar skuad untuk musim 2025/26 setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kerja sama yang telah berlangsung selama tiga musim terakhir.

Bagi Bobotoh, Rian bukan sekadar pemain. Sosoknya di lini tengah menjadi sangat krusial dalam menghubungkan pertahanan dan serangan.

Dia selalu tampil dengan dedikasi luar biasa, bermain tanpa kompromi, dan menunjukkan semangat juang setiap kali mengenakan jersey biru kebanggaan Persib.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi yang diberikan Rian selama tiga musim penuh perjuangan dan pencapaian.

"Selama tiga tahun bersama Persib, Rian selalu menjadi bagian penting tim ini, termasuk ketika meraih back-to-back champions di Liga 1 2023/24 dan 2024/25. Hatur nuhun Rian, atas segala dedikasi dan kontribusinya selama ini," ujar Adhitia.

Rian bergabung dengan Persib pada awal musim 2022/23 di bawah asuhan Robert Alberts.

Meskipun sempat berganti pelatih ke Luis Milla, performanya tetap konsisten. Di musim debutnya, ia tampil dalam 25 laga dan mencetak satu gol.

Di musim kedua, perannya semakin vital.

Bersama pelatih Bojan Hodak, Rian menunjukkan fleksibilitas luar biasa, bermain tak hanya sebagai gelandang, tetapi juga di posisi bek tengah hingga bek kanan.

Dia tampil dalam 29 pertandingan dan kembali menyumbang satu gol. Musim tersebut juga menandai gelar juara pertama dalam periode barunya bersama Persib.

Musim ketiga tak berjalan semulus sebelumnya. Cedera di paruh musim memaksanya menepi cukup lama.

Meski hanya tampil 12 kali, pengaruhnya di ruang ganti tetap terasa. Total, Rian mengemas 66 penampilan dan 2 gol di Liga 1 serta tampil 4 kali di ajang AFC Champions League Two.

Kini, dengan kondisi yang semakin membaik, Rian bersiap melanjutkan perjalanan kariernya.

Mungkin tak lagi dalam balutan biru, putih, atau hitam bernomor 53, tetapi namanya akan selalu tertulis dalam lembar sejarah dan hati keluarga besar Persib.

"Hatur nuhun, Mas Rian. Sukses dalam perjalanan karier selanjutnya," tutup Adhitia.

Saat ini Rachmat Irianto dirumorkan akan kembali ke klub lamanya Persebaya Surabaya. (nik)

Editor : Niko auglandy
#persib bandung #rachmat irianto #Persebaya Surabaya #liga 1 #timnas