RADARSOLO.COM - Bertahan atau hengkang? Belum ada yang mengetahui nasib Jordy Tutuarima.
Hingga sekarang ini, manajemen Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo- urung mengumumkan keputusan resmi untuk masa depan pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut.
Jordy menjadi satu-satunya legiun asing yang nasibnya masih mengambang. Belum bisa dikatakan angkat kaki seperti empat punggawa impor lainnya (selengkapnya lihat grafis).
Belum bisa juga dikatakan aman seperti Sho Yamamoto dan Cleylton Santos yang memperpanjang masa baktinya terlebih dahulu.
Jika mengacu pada performa musim lalu, Jordy sebenarnya tak tampil buruk. Hadir pada jendela transfer paruh musim, dia langsung mendapatkan tempat di skuad utama Ong Kim Swee.
Sepanjang berseragam Laskar Sambernyawa, Jordy berkesempatan turun dalam 11 laga dan menyumbang satu assist.
Penampilannya di sisi kiri pertahanan kerap memberi warna dalam pola permainan Persis. Sayang, cedera sempat memaksanya menepi dalam waktu yang cukup lama.
Situasi Jordy semakin membingungkan pecinta Laskar Sambernyawa.
Di saat Persis mengumumkan perpisahan terhadap tiga punggawa asing secara serentak, nama Jordy tidak tercantum.
Namun, isyarat pamitan sempat dilontarkan Jordy lewat akun pribadinya beberapa waktu lalu. Ke mana langkah Jordy Tutuarima berikutnya?
"Gratitude", tulis bek berdarah Belanda-Maluku mengawali pesannya. Sebuah diksi sederhana, namun kata paling tepat untuk menggambarkan perjalanan Jordy bersama Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo- pada lima bulan terakhir.
"Itu tidak mudah, tapi kami berhasil!," tegasnya pada akun @jtutuarima, belum lama ini.
Perjuangan berdarah-darah sudah dilewati Laskar Sambernyawa. Setelah tertatih-tatih di zona merah, bond kebanggaan wong Solo angkat kepala dan bangkit.
Mereka berhasil lolos dari hembusan pasir degradasi dan memastikan diri di kasta tertinggi musim depan.
"Kami mencapai tujuan kami melalui kerja keras dan dedikasi. @persisofficial tetap berada di tempatnya di Liga 1!," lanjut Jordy.
Ucapan terima kasih dilontarkan Jordy Tutuarima kepada elemen Persis Solo. Utamanya pada rekan-rekannya yang berjuang bersama. Tak terkecuali para pelatih dan staf Persis Solo yang selalu membersamai.
"Apresiasi yang tinggi untuk semua pemain dan staf. Sungguh menyenangkan bekerja sama dengan kalian musim ini. Dan kepada semua orang yang terlibat di klub, terima kasih untuk semuanya!," bebernya.
Tak lupa, pemain berusia 32 tahun tersebut memberikan kredit khusus kepada pecinta Laskar Sambernyawa. Di saat susah, sedih, senang, para suporter tak lelah untuk memberi dukungan dan motivasi penuh kepada Persis Solo.
"Dan tentu saja terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Persis Fans, kami tidak akan bisa melakukan ini tanpa dukungan kalian, itu sudah pasti! Setiap pertandingan, terutama di kandang, kalian benar-benar luar biasa. Bangga menjadi bagian dari @persisofficial. Sakjose," pungkasnya.(nis)
GRAFIS BURSA TRANSFER PERSIS SOLO JELANG MUSIM 2025/2026
Per Rabu, 25 Juni (pagi)
In : -
Extended :
• Sho Yamamoto
• Eky Taufik
• Gianluca Pandeynuwu
• Cleylton Santos
Out :
• Ramadhan Sananta
• Moussa Sidibe
• Ong Kim Swee (pelatih)
• Jhon Clay
• Fransiskus Alesandro
• Rizky Dwi
• Ripal Wahyudi
• Mochammad Zaenuri
• Braif Fatari, Romadona Dwi Kusuma
• Marcel Rumkabu
• Abdul Aziz
• Eduardo Kunde
• Lautaro Belleggia