Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Update Bursa Transfer Liga 1: Matheus Pato Batal Gabung Persis Solo, Pilih ke Klub Peserta Piala Presiden, Pengumumannya Sangat Sederhana Sekali

Niko auglandy • Rabu, 2 Juli 2025 | 22:05 WIB
Matheus Pato untuk sementara memimpin perolehan gol di Liga 1 2022–2023 dengan torehan delapan gol. (Angger Bondan/Jawa Pos)
Matheus Pato untuk sementara memimpin perolehan gol di Liga 1 2022–2023 dengan torehan delapan gol. (Angger Bondan/Jawa Pos)

RADARSOLO.COM - Setelah sempat santer dirumorkan akan bergabung dengan Persis Solo usai meninggalkan Borneo FC, bomber asal Brasil Matheus Pato akhirnya resmi memperkuat klub baru.

Yang mengejutkan, klub yang dipilih Pato bukan berasal dari Liga 1 Indonesia, melainkan salah satu peserta Liga Thailand, yakni Port FC.

Kabar ini diumumkan secara resmi ke publik pada Selasa, 1 Juli 2025, melalui akun resmi Port FC.

Pato bergabung bersama empat pemain asing lainnya yang juga diperkenalkan bersamaan oleh klub asal Thailand tersebut.

Menariknya, cara Port FC memperkenalkan kelima pemain asing ini jauh dari kesan mewah atau seremonial.

Tidak seperti klub-klub Liga Indonesia yang biasanya menyajikan video ala "welcome to the club" lengkap dengan highlight skill dan momen-momen dramatis, Port FC memilih pendekatan yang sangat sederhana.

Pengumuman lima pemain asing baru Port FC, Matheus Pato resmi gabung klub Liga Thailand ini.
Pengumuman lima pemain asing baru Port FC, Matheus Pato resmi gabung klub Liga Thailand ini.

Mereka hanya mengunggah satu gambar berisi wajah lima pemain asing barunya dalam satu frame, disertai nama lengkap dan bendera negara masing-masing sebagai penanda asal pemain.

Meski terlihat minimalis, postingan tersebut tetap informatif dan berhasil menarik perhatian penggemar sepak bola di kawasan Asia Tenggara.

Lima pemain yang diumumkan secara bersamaan adalah Matheus Pato (Brasil), Bryan Perea (Ekuador), Michael Gelksgaard (Filipina), Rebin Suleka (Irak), dan Matheus Lins (Brasil).

Kehadiran mereka menjadi bagian dari persiapan serius Port FC menjelang bergulirnya musim baru Liga Thailand.

Sehari sebelum pengumuman itu, Port FC juga sempat mengunggah video singkat yang menampilkan persiapan mereka menuju ajang Piala Presiden 2025, turnamen pramusim yang akan digelar di Indonesia.

Momen tersebut sempat memicu spekulasi bahwa salah satu dari lima pemain asing yang akan diumumkan adalah sosok familiar dari Liga 1 dan benar saja, nama Matheus Pato muncul dalam daftar.

Keputusan Pato bergabung ke Port FC sekaligus mengakhiri rumor kedekatannya dengan beberapa klub Indonesia, terutama Persis Solo yang sebelumnya disebut tertarik memboyong sang striker.

Kini, Pato bersiap membuka lembaran baru di Liga Thailand, dan para penggemar sepak bola Indonesia tetap bisa menyaksikan aksinya, setidaknya saat Port FC bertanding di ajang Piala Presiden nanti.

Turnamen pramusim Piala Presiden 2025 dipastikan akan semakin bergengsi dengan kehadiran Port FC, klub kuat asal Thailand.

Kehadiran mereka menjadi warna baru sekaligus memperkuat nuansa internasional turnamen, mengingat Port FC adalah satu-satunya klub asing yang diundang untuk tampil tahun ini.

Port FC merupakan kontestan tetap Thai League 1 dan dikenal sebagai tim papan atas yang konsisten bersaing di jalur juara.

Bermarkas di Stadion PAT, Bangkok, klub ini memiliki sejarah panjang dan fanbase fanatik.

Pada musim 2024/2025, Port FC menutup liga dengan menempati peringkat kelima klasemen akhir, menjadikan mereka salah satu tim paling kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

Bagi publik sepak bola Indonesia, kehadiran Port FC menarik perhatian khusus lantaran mereka diperkuat oleh Asnawi Mangkualam, bek kanan andalan Timnas Indonesia yang direkrut sejak awal musim 2024.

Asnawi tampil reguler di Liga Thailand dan langsung menjadi pemain kunci di lini belakang Port FC.

Kini, penampilannya di Piala Presiden 2025 akan menjadi momen spesial karena ini merupakan penampilan perdananya di tanah air setelah hampir dua tahun berkarier di luar negeri.

Tak heran, laga-laga Port FC diprediksi akan menyedot perhatian besar dari suporter Indonesia.

Banyak yang penasaran dengan perkembangan Asnawi, dan kini mereka bisa menyaksikannya langsung berseragam klub luar negeri menghadapi tim-tim lokal seperti Persib Bandung dan Dewa United FC, yang berada satu grup di Grup B.

Secara teknis, Port FC dikenal sebagai tim dengan gaya bermain ofensif dan rapi.

Mereka mengandalkan umpan pendek, mobilitas tinggi, pressing ketat, serta transisi cepat yang menyulitkan lawan.

Di bawah asuhan pelatih berpengalaman di level Asia Tenggara, taktik mereka sulit ditebak dan sangat terorganisir.

Komposisi skuad Port FC juga tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka diperkuat pemain lokal timnas Thailand seperti Bordin Phala, serta sejumlah legiun asing seperti Matheus Lins (Brasil), Brayan Perea (Kolombia), dan tentu saja Asnawi Mangkualam sebagai pemain ASEAN non-Thailand yang sukses merebut tempat di tim utama.

Keikutsertaan Port FC dalam Piala Presiden 2025 bukan sekadar ajang pemanasan menuju Thai League yang dimulai Agustus nanti, tetapi juga sebagai wujud eratnya hubungan antara sepak bola Indonesia dan Thailand.

Panitia turnamen menyambut kehadiran mereka sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kompetisi, atmosfer internasional, dan nilai jual turnamen secara keseluruhan.

Bagi klub-klub lokal di Grup B, kehadiran Port FC jelas tak bisa dianggap remeh. Dengan kedalaman skuad dan pengalaman internasional yang mereka miliki, Port FC datang bukan sebagai peserta pelengkap, melainkan sebagai penantang serius.

Klub-klub Indonesia harus bekerja ekstra keras jika tak ingin dipermalukan oleh tamu dari negeri gajah putih.

Dan bagi Asnawi, Piala Presiden 2025 bukan hanya soal laga pramusim.

Ini adalah momen penuh emosi, tempat ia kembali bermain di hadapan publik Indonesia — kini sebagai bagian dari kekuatan luar negeri.

Semua mata akan tertuju padanya: apakah ia mampu menunjukkan kedewasaan permainan dan membawa Port FC melangkah jauh di turnamen ini?

Dengan kombinasi taktik matang, skuad berkualitas, dan sosok bintang Indonesia, Port FC siap bertarung dan membuktikan bahwa mereka datang bukan untuk rekreasi, tapi untuk menantang dominasi klub-klub lokal di ajang bergengsi ini. (nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #liga 1 #Port #thailand #borneo fc #Matheus Pato