RADARSOLO.COM - Mesin Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo- mulai dipanaskan awal bulan ini.
Setelah libur panjang, Eky Taufik dan kawan-kawan kembali berlatih di bawah komando pelatih anyar Peter de Roo.
Pagi ini, para penggawa Persis Solo melakoni latihan bersama di Stadion UNS.
Tak semua pemain langsung ambil bagian.
Namun, atmosfer positif sudah terasa. Mereka tampak antusias, meski peluh keringat belum sepadat laga kompetitif.
Head Coach Persis Solo Peter de Roo mengkonfirmasi bahwa skuad memang belum lengkap. Beberapa pemain urung bergabung, terutama pemain asing yang absen.
"Tapi, maksud saya mereka tampak bersemangat, masih ada ruang untuk perbaikan. Dan saya pikir ketika Anda melihat cara para pemain bersikap, tujuan, dan kemauan untuk menguji diri mereka sendiri. Saya pikir latihan ini cukup baik untuk sesi pertama (1/7). Kami harus bekerja keras, tentu saja," ucap Peter.
Eks nakhoda klub Liga Primer Singapura Balestier Khalsa FC tersebut menekankan, latihan pekan pertama bakal menitikberatkan soal attitude dan respons pemain di dalam permainan, bukan langsung menyentuh soal taktik mendalam.
“Saya sudah bicara dengan jajaran kepelatihan, dan juga dengan para pemain. Pada pekan pertama saya tidak akan terlalu banyak bicara tentang gaya bermain. Saya pikir dalam latihan, mereka membuat kami lebih fokus. Beberapa akan lebih banyak berperilaku lebih baik, itu saja yang saya inginkan dari mereka," jelas Peter.
Tak terkecuali hal-hal seperti apa yang seharusnya dilakukan ketika para pemain kehilangan bola.
Apa tanggapan dan reaksi para pemain ketika sesuatu hal terjadi. Bolehkah para pemain memberikan bola di antara garis lini, atau apakah para pemain harus maju ke depan atau tidak.
"Hal-hal seperti itu. Jadi dalam satu hal ini bukanlah tentang bermain taktis, tetapi sebenarnya ini banyak hal yang berkenaan dengan taktik serta cara bersikap, dan itulah yang paling penting yang ingin kami lakukan selanjutnya," sebut pelatih berdarah Belanda itu.
Bagi Peter, sesi awal ini cukup penting untuk menanamkan gaya main yang dibawa ke Persis Solo. Gaya yang diklaim belum tentu familiar bagi para pemain Laskar Sambernyawa. Apalagi, waktu mereka tinggal sebulan lagi.
“Sesi ini akan menjadi sangat penting, karena ini akan menjadi gaya permainan yang belum pernah digunakan beberapa pemain. Waktunya juga singkat. Jadi, persiapan pada pekan pertama ini penting, tetapi para pemain harus berlatih dengan sikap yang benar dan tidak hanya sekadar datang dan berusahalah semaksimal mungkin,” jelas pria 55 tahun ini.
Mengutip jawapos.com, kompetisi musim 2025/2026 putaran pertama akan digelar dari 1 Agustus hingga 23 Desember 2025.
Sedangkan, putaran kedua akan berlangsung kembali pada 9 Januari hingga 10 Mei 2026.
Praktis, Persis masih memiliki waktu kurang lebih satu bulan untuk mempersiapkan diri.
Sekarang ini, Laskar Sambernyawa sudah mengantongi empat nama baru. Termasuk, dua mantan Bali United, Agung Mannan dan Sidik Saimima.
Disusul kembalinya Arapenta Poerba (eks Dewa United) dan terbaru kedatangan Ibrahim Sanjaya (eks Madura United). (nis/nik)
Editor : Niko auglandy