RADARSOLO.COM - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola internasional. Diogo Jota, penyerang andalan Liverpool dan Timnas Portugal, meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil tragis di jalan raya kawasan Zamora, Spanyol.
Yang lebih memilukan, Jota meregang nyawa bersama adik kandungnya, Andre Felipe, yang juga seorang pesepak bola, pada Kamis (3/7/2025) dini hari WIB.
Insiden itu terjadi sekitar 62 KM dari kota Zamora, saat keduanya dalam perjalanan menggunakan mobil Lamborghini.
Kecelakaan ini sontak membuat dunia sepak bola, terutama Timnas Portugal, diliputi duka mendalam.
Detik-Detik Kecelakaan
Menurut laporan yang dihimpun dari media AS, Diogo Jota dan Andre Felipe tengah melintasi jalan raya A52 melalui kotamadya Cernadilla.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa mobil Lamborghini yang mereka tumpangi diduga mengalami pecah ban saat mencoba menyalip kendaraan lain.
Kondisi ini membuat kendaraan sport mewah tersebut hilang kendali, keluar jalur, dan tragisnya langsung mengalami kebakaran hebat.
Tim Pemadam Kebakaran Dewan Provinsi Zamora dan Unit Medis Darurat segera meluncur ke lokasi kejadian, bersama sejumlah personel medis.
Namun, nyawa kedua kakak beradik itu tak dapat diselamatkan.
Dewan Provinsi Zamora menyampaikan kabar duka ini melalui akun media sosial resminya, mengonfirmasi insiden tragis yang menewaskan dua pemuda berusia 28 dan 26 tahun tersebut.
"Dua orang muda tewas dalam kecelakaan di A-52 (Palacios de Sanabria)," demikian keterangan dalam akun medsos resmi tersebut.
Ditambahkan, api yang membakar mobil Lamborghini sempat meluas dan menyambar sejumlah tanaman.
"Mereka berusia 28 dan 26 tahun. Beristirahatlah dalam damai," tulis laporan tersebut.
Timnas Portugal Berduka
Kepergian Diogo Jota, bintang dengan hampir 50 caps dan 14 gol untuk Timnas Portugal sejak 2019, tentu meninggalkan duka mendalam bagi sepak bola negaranya.
Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) melalui Presiden Pedro Froenca menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.
"Federasi Sepak Bola Portugal dan seluruh sepak bola Portugal sangat berduka atas meninggalnya Diogo Jota dan saudaranya Andre Silva (Andre Felipe) pagi ini di Spanyol," ujar pernyataan resmi FPF.
Jota dikenang bukan hanya sebagai pemain luar biasa, tapi juga sebagai sosok yang sangat dihormati oleh rekan setim maupun lawan.
Ia dikenal selalu membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya dan menjadi panutan di komunitasnya.
Sebagai bentuk penghormatan, Federasi Sepak Bola Portugal telah meminta UEFA untuk mengheningkan cipta selama satu menit sebelum pertandingan mereka melawan Spanyol di Piala Eropa Wanita pada Kamis ini.
"Kami telah kehilangan dua juara. Kepergian Diogo dan Andre Silva merupakan kehilangan yang tidak dapat tergantikan untuk sepak bola Portugal, dan kami akan melakukan segalanya untuk mengenang mereka setiap hari," tutup pernyataan FPF. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria