RADARSOLO.COM – Persis Solo sudah mengumumkan memperpanjang kontrak dua pemain asingnya, yakni Sho Yamamoto dan Claylton Santos.
Sementara empat pemain asing lainnya resmi dilepas, yakni Moussa Sidibe, Jhon Clay, Eduardo Kunde, dan Lautaro Bellegi.
Satu nama ternyata nasibnya masih jadi misteri di Persis Solo, yakni Jordy Tutuarima.
Kontraknya bersama Persis Solo sudah habis pada Mei lalu, namun hingga saat ini belum ada kejelasan soal nasibnya. Dipertahankan atau dilepas.
Kabar terbaru yang didapat Jawa Pos Radar Solo, ternyata dia saat ini tengah menjalani seleksi di Belanda. Jordy tengah mencari peruntungan di tim VVV-Venlo.
Tim ini bermain di Eerste Divisie (kasta kedua Liga Belanda), dan pembentukan skuad baru saja dimulai.
Klub yang sudah berdiri sejak 1903 tersebut tengah menyeleksi beberapa pemain sejak minggu lalu.
Menariknya ada dua pemain yang diketahui hadir untuk menjalani uji coba di Stadion De Koel, yakni Siem de Moes, 21, dan Jordy Tutuarima, 32. Keduanya berposisi sebagai bek sayap.
VVV-Venlo memang tengah mencari pemain baru di posisi itu, usai hengkangnya Simon Janssen, lepasnya pemain pinjaman Emmanuel Gyamfi, dan kembalinya Niels van Berkel ke Willem II secara tak terduga
“Posisi bek kiri saat ini menjadi perhatian pelatih John Lammers. Oleh karena itu, klub secara eksplisit mencari bala bantuan, dan De Moes serta Tutuarima awalnya akan diberi waktu sekitar satu setengah minggu untuk tampil menonjol,” tulis pernyataan resmi VVV-Venlo yang dilansir Jawa Pos Radar Solo di website resminya.
Kedua pemain seleksi ini dianggap memiliki perbedaan profil yang sangat besar. De Moes memiliki tinggi 1,85 meter.
Dia musim lalu bermain dengan Excelsior dan saat ini sudah free agent.
“Tutuarima juga membawa banyak pengalaman. Pemain asal Belanda berusia 32 tahun berdarah Maluku ini kembali dari Indonesia, tempat ia bermain untuk Persis Solo di divisi tertinggi. Di Belanda, dia sebelumnya bermain untuk De Graafschap dan PEC Zwolle, dan dikenal sebagai bek andal dengan kemampuan berlari yang sangat baik,” jelas VVV-Venlo.
Di Persis Solo, Jordy main 11 kali di Liga 1 2024/2025. Dia hadir di pertengahan musim, dan performa pemain yang memiliki darah Maluku tersebut terbilang cukup baik.
Sementara itu, VVV juga berupaya menciptakan ruang finansial yang baik. Klub tersebut masih mengincar transfer Gabin Blancquart dan Tim Braem.
Bek tengah dan gelandang tersebut harus menghasilkan jumlah penjualan, setelah itu VVV dapat semakin memperkuat dirinya di bursa transfer ini.
“Apakah De Moes dan Tutuarima akan diberi kesempatan tinggal lebih lama di Venlo akan menjadi jelas setelah masa uji coba mereka. Untuk saat ini, mereka dapat membuktikan diri selama minggu-minggu latihan pertama menjelang musim baru di Keuken Kampioen Divisie,” pungkas VVV Venlo.
Sebelumnya usai Liga 1 berakhir, Tutuarima membuat sebuah postingan yang mengundang pertanyaan.
Banyak yang berpendapat ini adalah ungkapan syukur, namun ada juga yang menilainya ini seperti ucapan salam perpisahan.
“Bersyukur, itulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan lima bulan terakhir. Memang tidak mudah, tetapi kami berhasil. Kami mencapai tujuan kami melalui kerja keras dan dedikasi. Persis tetap berada di tempatnya di Liga 1,” ucapnya di akun Instagram-nya (@jtutuarima).
Dia mengakui bangga bisa berkarir di Liga Indonesia, khususnya direkrut Persis Solo di musim ini.
“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami tujukan kepada semua pemain dan staf. Merupakan suatu kesenangan yang luar biasa bekerja dengan kalian semua musim ini. Dan kepada semua yang terlibat di klub, terima kasih atas segalanya,” ungkapnya.
“Dan tentu saja terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua penggemar Persis, kami tidak akan bisa melakukan ini tanpa dukungan kalian, itu sudah pasti! Setiap pertandingan, terutama di kandang sendiri, kalian benar-benar luar biasa. Bangga menjadi bagian dari Persis. Sakjose,” pungkasnya. (nik)
Editor : Niko auglandy