RADARSOLO.COM - Matangkan persiapan menjelang debutnya di Pegadaian Championship 2025/2026, Kendal Tornado FC menjalani uji coba melawan Persis Solo di Stadion UNS beberapa waktu lalu.
Dari pertandingan persahabatan itu, Stefan Keeltjes melihat tekad besar dari pemainnya.
Malam itu, Tornado FC kalah 2-0 atas Laskar Sambernyawa. Gol kebobolan Tornado dicetak oleh kompartemennya sendiri (gol bunuh diri) disusul gol penggawa berdarah Jepang, Kodai Tanaka.
Meski begitu, Head Coach Kendal Tornado FC Stefan Keeltjes mengapresiasi karakter bermain anak asuhnya.
"Saya rasa pertandingan cukup bagus. Meski kita bermain dalam kondisi yang belum ideal, karena dua pekan ini kita baru fokus ke fisik, belum bicara soal taktikal dan teknikal," kata eks pelatih Nusantara United FC itu.
Stefen membeberkan, para pemain memiliki keberanian dan kepercayaan diri melawan kontestan kasta tertinggi.
"Itu terlihat di pertandingan uji coba yang melawan tim satu level di atas," lanjut pelatih asal Surabaya itu.
Game plan yang disusun Stefen juga dilaksanakan oleh para pemain.
Mereka dinilai berhasil melakukan apa yang pelatih inginkan, termasuk sektor ball possesions. Meski memang belum sepenuhnya berjalan sempurna.
"Kita tidak melihat hasilnya. Tapi lebih pada mencermati segala kekurangan dan kelebihan yang nanti diperbaiki saat latihan," sambungnya.
Pertandingan melawan Persis dinilai bisa menjadi catatan untuk perbaikan dalam sesi latihan rutin di Charlie Training Center, Salamsari, Kendal.
Program ke depannya pun telah disusun. Stefen membeberkan, satu hingga empat pekan pertama, mereka akan terfokus pada aspek fisik.
"Kita punya waktu 10 minggu sebelum kompetisi. Setelah itu baru banyak ke teknikal dan taktikal," tegasnya.
Di sisi lain, Manajer Heri Sasongko mengucapkan terima kasih kepada Persis Solo atas undangan uji coba.
Menurutnya, uji coba melawan klub dengan level di atas bisa mengasah mental para pemain, selain melahap program latihan rutin.
"Ada beberapa tawaran uji coba dari tim Liga 1 dan Liga 2. Nanti kami sesuaikan dengan program dan kebutuhan tim pelatih," sambungnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy