RADARSOLO.COM – Deretan amunisi Persis Youth mewarnai lapangan latihan yang dipimpin Peter de Roo.
Menariknya lagi, beberapa di antaranya dipercaya masuk kesebelasan saat Laskar Sambernyawa melakoni pertandingan uji coba melawan Kendal Tornado FC, beberapa waktu lalu.
Ada yang dipercaya menjadi starter, ada juga yang dimainkan dari bangku cadangan.
Mereka diberikan kesempatan untuk unjuk gigi kemampuan mereka di lapangan.
Menurut Head Coach Persis Solo Peter de Roo para pemain muda menunjukkan perkembangan yang positif.
"Melihat beberapa pemain muda beraksi benar-benar hal yang positif. Saya rasa, ini adalah bagian dari proses adaptasi yang harus dilalui, tidak hanya oleh pemain muda, tapi juga pemain senior," ucap pelatih berkebangsaan Belanda itu.
Seperti diketahui sebelumnya manajemen Persis mengumumkan empat penggawa Sambernyawa Muda mendapat kesempatan untuk berlatih bersama tim senior.
Mereka adalah Faya Al Firdaus, Rizky Syahputra, Yufikar Mansyur, dan Rexo Dolby.
Keempatnya sebelumnya gabung Persis U-20 yang terjun di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 2025.
Faya Al Firdaus adalah kiper asal Sukoharjo yang juga alumnus SKO Surakarta. Dia sempat dipanggil TV Timnas Indonesia U-23
Peter de Roo mengakui pemain dari youth punya potensi besar untuk terus berkembang.
Namun dia juga tak menampik kekurangan cukup terlihat.
Menurutnya cukup wajar, mengingat usianya pemain junior ini masih belasan tahun, dan jam terbang mereka juga masih minim.
"Mereka semua perlu menyesuaikan diri dengan pelatih baru dan gaya permainan yang akan saya terapkan. Pasti ada banyak aspek yang bisa ditingkatkan. Kadang mereka sedikit tergesa-gesa, kurang tenang," sebutnya.
"Saya memang ingin tim bermain dengan tempo tinggi, namun ada kalanya kita perlu lebih terkontrol dan tenang," lanjut eks pelatih Balestier Khalsa FC itu.
Peter menegaskan, inilah tantangan anyar bagi seluruh penggawa Laskar Sambernyawa sebelum terjun ke kasta tertinggi musim baru. Mereka perlu menyesuaikan diri supaya bisa menampilkan yang terbaik di lapangan nantinya.
"Ini adalah tantangan yang sama untuk seluruh penggawa tim, bukan hanya untuk para pemain muda," tutur pelatih berusia 55 tahun itu. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy