Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persis Solo Jajal Dua Tim Liga 1 di Jogja, Salah Satunya Kontra PSIM Jogja

Mannisa Elfira • Senin, 21 Juli 2025 | 00:05 WIB

 

Bintang PSIM Jogja Vidal dikawal dua pemajn Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Sabtu (19/7).
Bintang PSIM Jogja Vidal dikawal dua pemajn Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Sabtu (19/7).

RADARSOLO.COM - Mesin Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo- makin panas.

Boyongan ke Kota Pelajar selama sepekan bukan sekadar menggali taktik dan fisik. Dua pertandingan uji coba juga menjadi tolok ukur progres skuad besutan Peter de Roo.

Pemusatan latihan (TC) yang dilangsungkan mulai 17-23 Juli ini diikuti oleh 25 pemain.

Tak hanya menggeber fisik dan sentuhan taktikal, agenda TC juga dirancang untuk menguatkan chemistry dan kekompakan Sho Yamamoto dan kawan-kawan sebelum kickoff, 9 Agustus mendatang.

Selama TC, Laskar Sambernyawa dijadwalkan bersua dengan dua kontestan Super League, PSIM Jogja (19/7) dan Malut United (23/7).

Sabtu sore, Persis Solo menyelesaikan latih tanding bersama tuan rumah, PSIM Jogja. Lewat gol semata wayang Zanadin Fariz, Persis menang tipis 0-1.

Bukan hasil yang menjadi sorotan, Peter de Roo lebih memperhatikan bagaimana timnya mengimplementasi skema yang dirancangnya.

Seluruhnya diapresiasi, tapi ada beberapa detail tentang hal taktis dalam laga ini yang perlu ditingkatkan untuk pertandingan selanjutnya.

 “Terkadang pressing di area lebar sedikit terlambat. Kadang kami membiarkan lawan terlalu mudah untuk mengubah arah permainan. Namun, ini berawal dari kemauan para pemain untuk berkorban dan bermain agresif, lalu menjadi lebih kompak. Saya pikir kami sudah melakukan hal tersebut," ucap Peter.

Kendati demikian, pelatih berkebangsaan Belanda tersebut juga mengantongi sisi positif dari pertandingan ini. Di mana ketika Persis kehilangan bola, pemain langsung melakukan tekanan pada bola.

"Saya cukup puas dengan hal tersebut. Saat menguasai bola, itulah bagian tersulit, yaitu berada di area yang tepat pada waktu yang tepat. Serta melakukan semua pergerakan tanpa bola tersebut. Menerapkan gaya bermain ini adalah untuk memahami hal-hal yang kami tuju," tandasnya. (nis/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#Super League #psim jogja #persis solo #liga 1 #Malut United