Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Persiwi Wonogiri Hantam Dua Wakil Solo, Dan Ditahan PSIK Klaten di Piala Soeratin U-17: Tengah Superior, Sayang Galau Karena Masalah Ini

Iwan Adi Luhung • Jumat, 25 Juli 2025 | 03:31 WIB
SARAT GENGSI: Persiwi U-17 saat berlaga melawan PSIK Klaten di Piala Soeratin U-17 di Stadion Angkatan 45, Kamis (24/7/2025)   
SARAT GENGSI: Persiwi U-17 saat berlaga melawan PSIK Klaten di Piala Soeratin U-17 di Stadion Angkatan 45, Kamis (24/7/2025)  

 

RADARSOLO.COM – Persiwi Wonogiri U-17 menunjukan taringnya di fase grup dan disebut lolos dalam babak 16 besar Piala Soeratin U-17 zona Jawa Tengah 2025.

Persiwi U-17 masuk di grup D, dan akan bersaing dengan R2 Solo, Universitas Surakarta (UNSA) FC, PSISra Sragen dan PSIK Klaten.

Semua pertandingan digelar di Stadion Angkatan 45 Karanganyar.

Pada 22 Juli, Persiwi menang 2-0 melawan R2 Solo, lewat gol kemenangan dicetak oleh luqman Fadhil dan Rajendra Afid. Hasil positif berlanjut usai unggul telak atas UNSA FC empat gol tanpa balas (23/7).

Gol disumbangkan oleh Jerry, Raditya, Rafael, dan Danish.

Kamis pagi (24/7) Persiwi Wonogiri harus puas ditahan imbang 1-1 melawan PSIK klaten.

Satu-satunya gol Persiwi di laga ini dicetak oleh Rafael. Babak penyisihan grup D akan ditutup hari (25/7), saat Persiwi melawan PSISra Sragen (kickoff 7.30).

"Posisi di klasemen 7 poin. Kami punya agregat gol plus 6. Potensi kami bisa juara grup," ungkap Asisten Manager Persiwi U-17 Supriyanto.

Pria yang akrab disapa Supri itu menuturkan, pertandingan terakhir melawan PSISra membidik kemenangan.

Juara dan runner-up grup bakal lolos ke 16 besar, dan persaingan grup D masih memanas. Dia menilai Persiwi sudah memastikan lolos ke babak selanjutnya.

"Tantangan ke depan, bagaimana kami mempersiapkan tim. Ini tak lepas dari kebutuhan pembiayaan.

Saat ini, pembiayaan gotong royong. Semua pihak yang peduli sepak bola kita hubungi untuk urunan menghidupkan Persiwi," paparnya.

Supri mengakui masih membutuhkan biaya untuk perjalanan Persiwi di babak selanjutnya.

Dan, manajemen akan mengajak masyarakat pecinta bola untuk ikut bergotong royong dan bisa berkontribusi.

Estimasi menurutnya adalah tim butuh Rp 180 juta untuk perjalanan Persiwi di Piala Soeratin. Saat ini, sudah terkumpul dana Rp 125 juta dan masih kurang Rp 55 juta.

"Alhamdulillah manajemen, ofisial dan tim kompak. Ada support juga dari Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati. Pemkab juga mendukung kami melakukan penggalangan dana," pungkas Supri.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengapresiasi perjuangan pemain, pelatih, dan manajemen Persiwi U-17 yang telah berjibaku dalam Piala Soeratin.

Dia dan warga Wonogiri mendoakan Persiwi U-17 bisa mendapatkan hasil terbaik.

"Saat lolos di putaran kedua, kami harus bersiap-siap. Berjuang bersama kembali," ujar Setyo.

Dia juga mengakui manajemen masih memerlukan anggaran untuk biaya operasional selama mengikuti turnamen ini. Beberapa langkah akan diambil, salah satunya menggalang donasi bersama untuk Persiwi.

Dia menilai Pemkab Wonogiri tak memiliki anggaran untuk menutup semua operasional tim. Pecinta bola di Wonogiri diharapkan bisa turut serta berjuang bersama dengan memberikan donasinya untuk perjuangan Persiwi U-17.

"Donasi dari masyarakat bisa. Tak terbatas siapapun. Baik donasi atau sponsorship, monggo. Tanda-tanda kebangkitan Persiwi sudah muncul, besok saya melihat langsung rencananya," ucapnya. (al/nik)

Editor : Niko auglandy
#R2 #Piala Soeratin #Persiwi