Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kodai Tanaka Adaptasi dengan Baik di Persis Solo: Tiga Tahun di Singapura Tak Membuatnya Kaget dengan Cuaca Kota Bengawan

Mannisa Elfira • Kamis, 31 Juli 2025 | 19:39 WIB
Kodai Tanaka saat dimainkan Persis Solo dalam sebuah laga uji coba.
Kodai Tanaka saat dimainkan Persis Solo dalam sebuah laga uji coba.

RADARSOLO.COM - Cukup panas, tapi agak teduh. Cuaca di Lapangan Banyuanyar, Kota Solo, Rabu sore (30/7/2025) memang sedikit bersahabat. Tak sepanas biasanya, namun cukup membuat keringat terperas.

Bukan hal yang mengejutkan, Solo dikenal sebagai salah satu kota dengan sengatan matahari yang kerap membakar kulit.

Namun, Kodai Tanaka bukan pemain yang mudah goyah. Baru sekira tiga pekan menginjakkan kaki di Indonesia, rekrutan anyar Laskar Sambernyawa -julukan Persis Solo- itu langsung menyatu dengan ritme latihan dan atmosfer Kota Solo. Adaptasinya cepat, tak mengeluh soal cuaca.

"Saya pikir, saya tidak masalah dengan cuaca (di Solo). Saya bermain di Singapura selama tiga tahun, cuacanya bisa dibilang sama. Jadi, ya tidak ada masalah berarti," ucap Kodai Tanaka, Rabu (30/7).

Sengatan terik mentari tampaknya mampu diatasi oleh Kodai Tanaka. Selain pintar menyesuaikan kondisi, pemain dengan tinggi tubuh 176 cm ini juga gampang berbaur dengan rekan setim.

Kehadirannya pun makin dimudahkan berkat bantuan kompatriot senegaranya, Sho Yamamoto, yang lebih dulu mengenal atmosfer sepak bola Indonesia, khususnya Kota Solo.

Saat ini, Kodai dan rekan-rekannya tengah menjalani persiapan pra-season Super League 2025/2026.

Terbaru, mereka menjalani pertandingan persahabatan melawan klub Liga 4 UNSA FC dengan kemenangan telak enam gol tanpa balas di Lapangan Banyuanyar, Rabu (30/7).

"Pra-season berjalan baik, karena rekan-rekan setim juga membantu saya dalam beradaptasi. Kami punya tim yang bagus dan saya tidak sabar lagi untuk menyambut musim baru bersama Persis," tutur eks pemain Balestier Khalsa FC itu.

Pada laga uji coba terbaru, Kodai Tanaka hanya bermain selama satu babak dan gagal mencatatkan namanya di papan skor.

Meski begitu, striker asal Jepang itu tetap menyita perhatian. Namanya mulai digadang-gadang sebagai harapan baru pendukung Laskar Sambernyawa, berkat torehan dua gol saat menghadapi Malut United dan satu gol lainnya kala melawan Kendal Tornado FC.

Kendati demikian, Kodai tak mau bicara banyak soal target pribadi di musim perdananya bersama Laskar Sambernyawa. Kodai enggan menyebutkan berapa gol yang dibidik atau seberapa sering ingin mencetak gol kemenangan.

Baginya, yang terpenting adalah bisa berkontribusi maksimal dan mempersembahkan gol-gol untuk Persis Solo dan para suporter.

"Saya tidak mau bicara target seperti berapa banyak gol. Yang jelas saya ingin mencetak gol untuk tim ini dan pendukung," tegas Kodai.

Petualangan Kodai bersama Laskar Sambernyawa dimulai pada 9 Agustus mendatang. Pada laga perdana Super League, Persis Solo bakal menantang tuan rumah Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Sepekan berselang, Persis Solo baru menari-nari di rumah sendiri. Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjamu Persija Jakarta di Stadion Manahan pada 16 Agustus mendatang.

"Tolong datang ke stadion, dukung kami. Saya berusaha untuk mencetak gol sebanyaknya untuk para fans, kami akan memperjuangkan itu bersama-sama," tegas Kodai.

Di lain sisi, Kodai merupakan pemain yang memulai karir sepakbolanya dari tim akademi Yokohama F. Marinos.

Perkembangannya berlanjut saat Kodai menimba ilmu di tim SMA Tokai University High School, sebelum akhirnya memperkuat tim kampus Takushoku University di Tokyo

Karier profesionalnya berawal saat dia masuk ke dalam tim Albirex Niigata Singapore. Bersama Albirex, Kodai mengakhiri musim debut profesionalnya dengan 5 hattrick dan sebagai pencetak gol terbanyak kedua di Singapore Premier League (SPL) dengan 33 gol dalam 28 pertandingan.

Catatan mentereng tersebut membawanya meraih penghargaan Singapore Premier League Player Of The Year 2022.

Belum cukup, Kodai juga mengantarkan tim yang diperkuatnya menyabet titel juara Singapore Premier League 2021/2022.

Pada 2023, dia melangkah ke klub peserta SPL lainnya, Lion City Sailors, sebelum kemudian hijrah ke Balestier Khalsa.

Setelah itu, Kodai menerima pinangan Persis sebagai rumah barunya. Meski baru, inilah pertemuan kembalinya bersama Peter de Roo, head coach anyar Persis Solo.

"Saya senang bisa setim lagi dengannya (Peter). Saya sudah tahu bagaimana taktikalnya dan pendekatannya," ujar Kodai. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #liga 1 #Kodai Tanaka