RADARSOLO.COM – Panggung persaingan Super League 2025/2026 kian mendekat. Menjelang kickoff kasta tertinggi di Liga Indonesia ini, dua kontestan kasta tertinggi mulai membuka tabir kekuatan.
Persib Bandung penuh percaya diri dengan peluncuran skuad dan jersey baru. Sementara Semen Padang FC memperkenalkan tiga kostum bertema filosofis khas Ranah Minang.
Launching skuad Persib Bandung berlangsung meriah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 2 Agustus kemarin.
Sebanyak 31 nama diperkenalkan, termasuk sembilan legiun asing.
Mengusung tekad tinggi, mereka membidik target hattrick champion kasta tertinggi.
Selain meraih gelar ketiga secara beruntun, Persib Bandung juga ingin menancapkan taring di kancah Asia, lewat ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Hal tersebut ditegaskan oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan.
"Kalau timnya mentereng kenapa? karena memang target jadi musim ini kami fokus di Asia dan selalu ya kalau di Super League juga targetnya juara. Jadi kita ingin benar-benar bisa hattrick di BRI Super League dan bisa melangkah sejauh mungkin di Asia,” ucap Aditya dikutip dari laman Ileague (dahulu LIB).
Menariknya lagi, Aditya tak menepis kemungkinan bertambahnya amunisi baru saat kesempatan jendela transfer masih dibuka. Apalagi slot pemain asing Persib masih kosong tiga. Semua keputusan diserahkan kepada pelatih kepala, Bojan Hodak.
“Tergantung kebutuhan Bojan, tapi nanti kami akan diskusi setelah pertandingan ini untuk melihat apakah masih butuh pemain (tambahan atau tidak, Red). Karena secara regulasi (diperbolehkan rekrut 11 legiun asing musim ini) kami masih punya dua slot pemain asing,” lanjutnya.
Di samping memperkenalkan skuadnya, Persib juga mengumumkan 12 sponsor yang akan menghiasi di jersey mereka musim ini. Jersey anyar Persib juga resmi rilis, seragam home Persib masih berwarna biru-biru-biru, warna putih-putih-putih untuk away, dan warna kuning sebagai alternatif.
Atmosfer yang sama juga datang dari Semen Padang FC. Laskar Kabau Sirah telah memamerkan tiga jersey terbaru untuk kompetisi BRI Super League 2025/26. Untuk jersey home, Semen Padang masih menggunakan warna kebanggaannya yakni merah.
"Merah adalah keberanian, kekuatan dan energi semangat, dipadukan dengan jacquard "Tanduak Kabau" yang melambangkan kekuatan pantang menyerah, ketabahan dan keberanian dari Ranah Minang dari pendahulunya (tim ini berdiri) sampai sekarang. Itiak pulang patang melambangkan semangat persatuan yang pantang menyerah yang akan membawa pulang prestasi dengan semangat kebersamaan," jelas Semen Padang pada Instagram resminya.
Sementara untuk jersey kandang, Semen Padang menggunakan warna kuning dengan arti yang mendalam. Menurut mereka, kuning
adalah harapan dan optimisme yang tinggi untuk prestasi yang lebih baik dipadukan dengan jacquard "Tanduak Kabau" yang melambangkan kekuatan pantang menyerah, ketabahan dan keberanian dari Ranah Minang dari pendahulunya (tim ini berdiri) sampai sekarang.
"Kaluak Paku melambangkan keteguhan hati dan kekuatan untuk menghadapi tantangan kedepan dalam mengarungi liga," tulis mereka.
Ketiga adalah jersey berwarna hitam. Dijelaskan, hitam melengkapi makna yang komplek dari simbol "Marawa" kearifan dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Rumah gadang tidak hanya menjadi warisan budaya dan identitas "Urang Awak", lebih dari itu, Rumah Gadang adalah cerminan kehidupan yang berawal dari keluarga yang menjadi besar yang artinya tim ini berasal dari "Ranah kito".
"Rumah kita yang menjadi kebanggaan untuk diperjuangkan bersama. Kabau adalah simbol kesetiaan, simbol kemenangan dalam tambo "Minangkabau". Ini kultur kita, Ranah Minang," lanjut mereka. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy