Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

PSIM Jogja Berpeluang Homebase di Sultan Agung

Mannisa Elfira • Rabu, 6 Agustus 2025 | 03:25 WIB

 

PEMANASAN: PSIM Jogja jalani uji coba dengan Barito Putera, belum lama ini.   
PEMANASAN: PSIM Jogja jalani uji coba dengan Barito Putera, belum lama ini.  
 

RADARSOLO.COM – Kabar menarik datang dari klub tetangga. Bukan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, PSIM Jogja membuka kemungkinan bermarkas di Stadion Sultan Agung, Bantul saat mengarungi Super League 2025/2026.

Peluang tersebut menyusul nilai baik dalam asesmen kelayakan stadion.

Mengutip dari laman operator, langkah-langkah asesmen telah dilakukan oleh tim dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul. Mereka melakukannya dua pekan lalu.

Menariknya, Stadion Sultan Agung meraih nilai 73,46 persen dengan kategori “baik”. Tidak ditemukan kerusakan struktural mayor. Hanya beberapa aspek yang perlu pembenahan seperti pintu masuk dan keluar stadion, atap tribun, pencahayaan, serta pengurangan kapasitas.

Alhamdulillah, Stadion Sultan Agung ini layak untuk digunakan pertandingan kompetisi dengan penonton,” ucap Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja Wendy Umar Seno Aji.

Situasi ini menjadi kabar menggembirakan di tengah ketidakpastian status Stadion Maguwoharjo yang awalnya digadang-gadang menjadi kandang utama PSIM. Stadion Sultan Agung Bantul kini menjadi alternatif kuat sebagai markas Laskar Mataram pada Super League 2025/26.

“Kami juga harus mengantisipasi beberapa pertandingan yang kemungkinan besar tidak bisa dilakukan di Stadion Maguwoharjo,” lanjut Wendi.

Sayangnya, kapasitas stadion dipastikan tidak bisa digunakan secara optimal. Tidak seluruh kursi bisa digunakan saat laga berlangsung. "Ada pembatasan kapasitas penonton yang tidak bisa maksimal pada saat pelaksanaan nantinya,” lanjut Wendy.

Sekarang ini, manajemen PSIM tinggal menunggu dan menindaklanjuti sejumlah rekomendasi teknis sebelum Super League digulirkan. Ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa PSIM bakal berkandang di Sultan Agung.

Meski Sultan Agung sudah dinilai layak, Wendi tak menutup kemungkinan tetap asesmen di Stadion Maguwoharjo. Hal itu direncanakan sembari menunggu arahan dari pemerintah Kabupaten Sleman. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#PSIM #liga 1 #stadion sultan agung