RADARSOLO.COM - Baru gabung di antara pemain yang sudah panas, Gervane Kastaneer menempa fisiknya.
Dia melakukan berbagai menu latihan untuk menjangkau tingkat kebugaran.
Dia dipersiapkan untuk bisa diterjunkan Persis Solo saat menjamu Persija Jakarta pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (16/8) mendatang.
Sebagai rekrutan anyar, Kastaneer baru mendarat ke Kota Bengawan saat kompetisi kasta tertinggi sudah berlangsung.
Dikontrak semusim, eks pemain Persib Bandung tersebut mengisi slot legiun asing kedelapan Persis Solo untuk mengarungi Super League 2025/2026.
Meski baru menginjakkan kaki, Kastaneer turut menunjukkan aura positif untuk bond kebanggaan wong Solo.
Jebolan akademi SC Feyenoord itu juga langsung panaskan mesin bersama Sho Yamamoto dan kawan-kawan di lapangan.
Dalam tayangan yang diunggah secara resmi oleh klub, Kastaneer mempertontonkan kesan positif ke Laskar Sambernyawa. Porsi latihan racikan Peter de Roo diakuinya cukup menguras tenaga.
Namun, menu berat itu diyakini akan mempercepatnya mencapai level kebugaran terbaik.
"Kesannya baik. Latihannya berat bagi para pemain yang tidak bermain. Meski begitu, ini bagus. Begitulah cara membangun kondisi dan kekuatan, karena semua pemain perlu untuk menjaga kebugarannya," ujar pemain kelahiran Rotterdam, 9 Juni 1996 tersebut.
Segera bugar, itulah target yang dibidik Kastaneer dalam waktu dekat. Maklum, sudah dua bulan rekrutan anyar Persis Solo itu absen merasakan atmosfer pertandingan bersama klub.
Panas dingin berlatih sendiri jelas tidak sebanding dengan intensitas latihan penuh bersama tim.
"Saya secara pribadi ingin bugar secepat mungkin. Saya sudah tidak berada dalam latihan sebuah klub selama dua bulan. Jadi saya harus berlatih sendiri, tapi latihan dengan klub sungguh berbeda," sebut pemilik nomor punggung 9 itu.
"Tapi saya senang latihannya intens dan para pemain juga tampil tajam. Jadi ini (membantu saya) cepat bugar," lanjutnya.
Kehadiran Kastaneer kelengkapan komposisi Persis yang sebelumnya sudah dihuni tujuh pemain impor, yakni Sho Yamamoto (Jepang), Cleylton Santos (Brasil),Kodai Tanaka (Jepang), Adriano Castanheira (Portugal), Xandro Schenk (Belanda), dan Fuad Sule (Irlandia).
Seperti yang disebutkan sebelumnya, kepingan sisa Laskar Sambernyawa condong ke lini serang.
Gervane Kastaneer merupakan pemain yang mampu bermain di posisi striker dan gelandang sayap. Persis dan Gervane sendiri sepakat mengikat kerjasama hingga akhir musim 2025/2026.
Kastaneer merupakan jebolan akademi SC Feyenoord. Dia pernah memperkuat sejumlah klub di Eropa seperti CD Castellon (Spanyol), PEC Zwolle, ADO Den Haag, NAC Breda, FC Eindhoven, FC Dordrecht (Belanda), Kaiserslautern (Jerman), Hearts (Skotlandia), hingga Coventry City (Inggris).
Bersama Hearts, Kastaneer menjuarai kompetisi divisi kedua Skotlandia, Scottish Championship pada 2020/2021, juga divisi ketiga Inggris, League One Bersama Coventry City musim 2019/2020.
Dia juga membawa PEC Zwolle promosi ke divisi tertinggi Belanda, Eredivisie pada 2022/2023.
Menariknya lagi, pemain ini juga masuk dalam jejeran skuad Timnas Curacao. Bersama negara kebanggaannya, dia mencatatkan 22 caps dan 9 gol. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy