Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hasil Liga 1 Persis Solo vs Persija Jakarta: Kodai Hilang, Petaka Datang

Mannisa Elfira • Minggu, 17 Agustus 2025 | 04:41 WIB
Striker Persis Solo Kodai Tanaka dijaga ketat pemain Persija Jakarta di Stadion Manahan, Sabtu malam (16/8/2025).
Striker Persis Solo Kodai Tanaka dijaga ketat pemain Persija Jakarta di Stadion Manahan, Sabtu malam (16/8/2025).

 

RADARSOLO.COM – Persis Solo harus rela kalah 0-3 dari tamunya, Persija Jakarta, dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 (nama baru Liga 1) di Stadion Manahan, Sabtu malam (16/8).

Persis sejatinya menekan sejak pluit dibunyikan. Enggan mengecewakan ribuan mata di tribun, Cleylton Santos dan kawan-kawan tampil allout, memberikan yang terbaik, dan berusaha mengamankan poin di hadapan pendukung sendiri.

Namun, sang tamu pun tak mau kalah. Sejak kickoff, anak asuh Mauricio Souza langsung menekan. Pada menit ke-8, pergerakan Macan Kemayoran sempat menyulitkan pertahanan Persis, namun sepakan tajam tamu berhasil ditepis Muhammad Riyandi.

Semenit berselang, bola hilang dari kaki Arapenta Poerba sempat menjadi sinyal bahaya. Fabio da Silva yang mendapatkan bola tidak menyia-nyiakan kesempatan, namun lagi-lagi Riyandi menjadi pahlawan bagi Laskar Sambernyawa.

Tak hanya digempur, Persis juga beberapa kali mengancam. Menit ke-12, kolaborasi duo penyerang Kodai Tanaka dan Gervane Kastaneer berbuah peluang emas. Sayangnya, sepakan Kastaneer masih melambung di atas gawang Carlos Eduardo.

Panasnya pertempuran berbuah kartu kuning. Wasit Asep Yandis memberikan kartu pertama kepada Sidik Saimima setelah adu kaki dengan Van Basty Sousa di menit ke-15.

Menit ke-24, Kastaneer melepaskan tendangan yang masih bisa ditepis, begitu pula dengan Adriano Castanheira yang hampir membawa keunggulan bagi Persis.

Kodai Tanaka pun beberapa kali mendapat peluang emas, mulai dari sundulan hingga tendangan, tetapi semuanya belum berhasil menggetarkan gawang tamu.

Sayang, Kodai harus ditarik keluar di menit ke 31’ karena cedera. Dia digantikan Irfan Jauhari. Hilangnya Kodai membuat Persis limbung.

Target man utama dilini depan tak lagi ada yang segarang pergerakannya, dan Kastaneer yang menjadi harapan tak juga bisa memberikan pembuktian berarti.

Alih-alih unggul, Persis justru kebobolan di akhir babak pertama. Gustavo Franca membuka keunggulan Persija lewat tepisan Riyandi dari corner kick yang jatuh ke kakinya, membawa Persija memimpin 0-1 (45+1’).

Memasuki babak kedua, Persija bermain lebih enjoy dan terus membombardir lini pertahanan Persis. Dua gol tambahan tercipta, pertama oleh Maxwell pada menit ke-62.

Persis sempat mencetak gol melalui Althaf Indie di akhir laga, namun wasit menganulirnya setelah melihat VAR. Kastaneer ternyata sudah lebih dulu offside sebelum mengumpan ke Althaf. Di luar dugaan, Persija kembali mencetak gol beberapa menit kemudian. Pesta gol Persija ditutup oleh wajah baru Eksel Runtukahu pada menit ke-90+3.

Meski Persija sempat bermain dengan 10 pemain setelah Allano Brandon de Souza diganjar kartu merah, skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Dengan hasil ini, Persija Jakarta semakin nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 6 poin dari dua kemenangan beruntun. Sebelumnya, mereka juga menaklukkan Persita Tangerang 4-0.

Sementara Persis Solo berada di posisi keenam dengan 3 poin, setelah sebelumnya mengalahkan Madura United 2-1.

Menariknya, pada laga yang digelar 16 Agustus, empat pertandingan tuan rumah gagal meraih kemenangan. Persik Kediri kalah 1-2 dari Madura United, Persita Tangerang keok 0-1 dari Persebaya Surabaya, dan Bhayangkara FC hanya bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar.

Di pekan kedua, hanya Semen Padang yang mampu menang di kandang, mengalahkan Dewa United 2-0. Sementara Malut United harus puas seri 3-3 melawan Bali United. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#persija jakarta #Super League #persis solo #liga 1