RADARSOLO.COM - Sembilan legiun asing merapat ke skuad Persis Solo. Namun, satu di antaranya tak bisa diturunkan lantara tersandung banned FIFA. Situasi tersebut membuat Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo- masih menyisakan peer (pekerjaan rumah) sebelum jendela transfer ditutup.
Disinggung mengenai penambahan pemain, Head Coach Persis Solo Peter de Roo enggan berkomentar banyak. Juru taktik berdarah Belanda itu tak ingin berspekulasi terkait peluang mendatangkan pemain anyar di sisa waktu bursa transfer.
"Well, jendela transfer akan segera ditutup dan saya pikir saya harus berhenti di situ. Saya belum yakin apakah arah kami akan ke sana. Jelas kami memiliki beberapa pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk melihat apa yang terjadi dengan Fuad Sule," jawab Peter.
Komposisi asing Persis sendiri dihuni sembilan pemain yang di antaranya Sho Yamamoto (Jepang), Cleylton Santos (Brasil), Kodai Tanaka (Jepang), Adriano Castanheira (Portugal), Xandro Shenck (Belanda), dan Fuad Sule (Irlandia).
Ditambah kedatangan Gervane Kastaneer (Curacao) dan Zulfahmi Arifin (Singapura).
"Saya punya kepercayaan penuh pada tim yang ada di sini saat ini. Saya percaya mereka akan melakukannya dengan sangat baik musim ini," lanjut Peter.
Kendati demikian, Peter tak memungkiri kekecewaan atas hasil terakhir saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Manahan, Sabtu (16/8). Tampil di depan pendukungnya sendiri, Cleylton Santos dan kawan-kawan dihantam tamu tiga gol tanpa balas.
"Saya pikir hasil hari ini (lawan Persija) mengecewakan. Kami harus belajar untuk menjadi lebih konsisten," sebut eks pelatih Balestier Khalsa FC itu.
"Karena tidak ada yang lebih buruk daripada keluar dari lapangan dan pemain lawan mengatakan kepada Anda, betapa bagusnya Anda. Perlu diingat, pada akhirnya ini adalah tentang hasil," tegas Peter.
Duel antara kedua kubu memanas sejak peluit panjang dibunyikan. Jual beli serangan pun menghiasi Stadion Manahan yang disaksikan 13 ribu pasang mata.
Ada banyak hal yang terjadi di lapangan, termasuk ditandunya keluar petarung anyar Persis asal Jepang, Kodai Tanaka.
Kemarin malam, sundulan hingga sepakannya menjadi salah satu ancaman Macan Kemayoran. Sayang, eks pemain Balestier Khalsa itu tampak kesakitan di lapangan. Enggan mengambil resiko, Peter de Roo menarik keluar Kodai dan menggantikannya dengan Irfan Jauhari (31').
Setelah itu, roda permainan didominasi oleh sang tamu. Gustavo Franca membuka keran keunggulan Persija. Tepisan Riyandi dari corner kick yang memantul jatuh ke kaki Franca. Gol tersebut membawa Persija unggul 0-1 (45+1’).
Usai turun minum, Maxwell menggandakan kedudukan menjadi 0-2 pada menit ke-62. Ditutup gol Eksel Runtukahu yang menutup kemenangan Persija Jakarta malam ini. Sementara Persis sempat mencetak gol lewat Althaf Indie, namun dianulir setelah terperangkap offside oleh VAR (86').
Dengan hasil ini, Persis Solo turun ke peringkat enam dengan koleksi tiga poin dari satu kemenangan dan satu kekalahan. Sementara Persija Jakarta betah berada di puncak klasemen sementara dengan torehan penuh, enam poin dari dua kejayaan. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy