RADARSOLO.COM – Ternyata bukan trofi yang jadi incaran Timnas Putri Indonesia di Kota Bengawan saat ini, melainkan jam terbang.
Head Coach Timnas Putri Indonesia Timo Scheunemann menargetkan Garuda Pertiwi mampu bermain empat kali pada ajang ASEAN U-16 Women’s Championship.
Praktis, Jazlyn Kayla Firyal dan kawan-kawan wajib melaju minimal hingga ke babak semifinal.
Menurut Timo, jumlah pertandingan jauh lebih berharga daripada sekadar menang-kalah.
Semakin banyak laga, semakin besar kesempatan srikandi muda ini untuk berkembang.
Mengasah mental, menguji taktik, sekaligus menghadapi tekanan level internasional adalah pembelajaran utama yang harus didapat para pemain di ajang ini.
"Kalau ditanya target, pasti kami mau menang. Sebagai pembina karena sifat saya pelatih pembina, targetnya main empat kali. Bukan masalah masuk final atau enggak. Tapi main empat kali. Karena kalau kami tidak masuk semifinal, kami cuma main dua kali (hanya sampai di babak penyisihan saja, Red)," ucap Timo.
"Tidak ketemu Thailand, Vietnam, atau Australia, atau tim lainnya (Grup B). Ini justru tantangan untuk melihat kami itu sampai mana sih. Kalau misalnya kalah di semifinal masih ada pertandingan lagi. Jadi bukan soal kalah menang tapi kami bisa main empat kali," tegasnya.
Namun yang terpenting, Timo berharap para pemain mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Timo tak ragu dengan kualitas anak asuhnya yang sudah melewati seleksi ketat dari 16 titik pencarian bakat.
"Yang saya khawatirkan justru kalau kemampuan itu tidak keluar di lapangan. Saya tahu kemampuan mereka, mereka melalui seleksi yang sangat ketat. Kami cari dari 16 titik. Alhasil kami bisa main seperti tadi dengan skill individu, kombinasi, pantulan, sampai trobosan," tutur pelatih berdarah Jerman-Indonesia itu.
Pada pertandingan perdana grup A, Indonesia sukses pesta gol ke gawang Timor Leste. Tuan rumah menang enam gol tanpa balas di Stadion Manahan, Rabu (20/8) malam. Gol dicetak oleh Nasywa Salsabila Fatah (14', 23', 36'), Jazlyn Kayla (20', 26'), dan Chorlienka (62').
Pencetak hat-trick di laga ini Garuda Pertiwi Nasywa mensyukuri hasil positif yang dipetik timnya pada partai pembuka. Menurut pemain bernomor punggung 11 itu, kemenangan ini berkat kerja sama semua pihak. Termasuk pemain dan pelatih.
"Kemenangan ini bukan hal yang instan, kami semua bekerja keras bersama-sama. Kami juga terus komunikasi. Alhamdulillahnya kita bisa mendapatkan tiga poin. Semoga ke depannya kami bisa menang lagi dan bermain lebih bagus dan lebih bekerja keras lagi," ucap Nasywa.
Head Coach Timor Leste Emral Abus pun mengakui kualitas yang disuguhkan pemain Indonesia. Termasuk sang kapten, Jazlyn Kayla Firyal dan Shifana Rizka Nadhifa, winger muda yang cukup merepotkan lini Timor Leste kemarin malam.
"Hampir semua pemain Indonesia bagus bagus. Secara individu mereka unggul, baik fisik, teknik, hingga taktikal. Mereka unggul dan itu kami akui," kata mantan pelatih PSBS Biak itu.
Enggan berkecil hati, Emral mendorong anak asuhnya untuk segera melupakan kekalahan menyakitkan ini. Menatap pertandingan selanjutnya melawan Timnas Malaysia, 22 Agustus mendatang.
"Kami akan coba bangkit untuk menghadapi Malaysia. Yang penting anak-anak sudah dapatkan pembelajaran dan pengalaman berharga di tingkat internasional. Kami akan melakukan perbaikan perbaikan ke depannya," lanjut Emral. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy