Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Stiker Suporter Persija Jakarta Kotori Stadion Manahan, Panpel Persis Solo Disanksi Komdis PSSI: Persijap hingga Persib Bandung juga Kena Denda Berat

Mannisa Elfira • Rabu, 27 Agustus 2025 | 21:52 WIB

 

MIRIS: Striker suporter Persija Jakarta di sudut Stadion Manahan
MIRIS: Striker suporter Persija Jakarta di sudut Stadion Manahan

RADARSOLO.COM – Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persis Solo merogoh kocek sebanyak Rp 25 juta untuk membayar denda ke Komite Disiplin PSSI. Panpel dianggap lalai dan gagal mengantisipasi masuknya suporter tamu saat Persis Solo menjamu Persija Jakarta di Stadion Manahan, 16 Agustus kemarin.

Putusan tersebut keluar dalam sidang Komdis PSSI pada 21 Agustus 2025. Tidak hanya panpel Persis, kubu Persija Jakarta juga ikut kena getah.

Tim berjuluk Macan Kemayoran dihukum Rp 25 juta karena terbukti ada suporternya yang hadir di tribun.

"Saya mengikuti sidang komdis dan memang hasil dari lapangan ada tanda-tanda kehadiran suporter tim tamu. Walaupun tidak ada atribut tapi sempat ada beberapa rombongan yang akhirnya bernyanyi," ucap Ketua Panpel Pertandingan Persis Solo, Ginda Ferachtriawan kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (27/8).

BIKIN KOTOR: Panpel mencopot stiker di salah satu properti.
BIKIN KOTOR: Panpel mencopot stiker di salah satu properti.

Indikasi kedatangan The Jakmania ke Stadion Manahan memang terlihat jelas. Bukan hanya nyanyian, penempelan stiker juga ditemukan di sejumlah sudut stadion.

Bahkan, pihak panpel menemukan banyak stiker setelah pertandingan usai.

"Sangat banyak. Babak pertama sempat dibersihkan, tapi setelah pulang makin banyak sekali," sebut Ginda.

Koordinasi dengan perwakilan The Jack sebenarnya sudah dilakukan oleh panpel. Mereka menyebutkan bahwa tidak ada issue antara pendukung Persis dan suporter Persija. Dalam diskusi itu juga muncul harapan agar regulasi larangan suporter tamu hadir segera dicabut.

"Tetapi yang saya ingin sampaikan, bukan masalah tidak ada insiden yang kemudian dianggap aman. Penempelan atau vandalisme itu juga menganggu," ucap Ginda.

"Bukan hanya masalah membayar denda, tapi kejadian yang berulang bisa merubah atau memperberat sanksi yang akan datang. Sanksinya bisa sampai ke tahap tanpa kehadiran suporter," lanjut Ginda.

Menurut Ginda, evaluasi tidak bisa dilakukan parsial hanya pada satu pertandingan. Masih ada laga yang berjalan tidak sesuai harapan.

Karena itu, penilaian Komdis dilakukan secara menyeluruh, bukan per pertandingan.

"Ayo kita sama-sama menaati atau mendiskusikan bersama. Ingat, masih saja ada insiden yang terjadi, meski minor. Tapi kalau bicara aman dan nyaman, semua harus berjalan baik dan lancar. Jangan sampai ada sanksi tanpa penonton, ini yang tidak kita inginkan," katanya.

Ginda menegaskan bahwa aspek keamanan, kenyamanan, dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama panpel sesuai regulasi. Aturan larangan hadirnya suporter tamu pun diikuti dengan berbagai langkah pencegahan.

"Mulai dari kita imbaukan supaya tidak hadir, kita sampaikan regulasi, kita adakan validasi KTP, kerja sama dengan pihak kepolisian, penyekatan jalur, koordinasi dengan tim lawan, koordinasi suporter lawan dan tuan rumah. Semua upaya sudah kami lakukan," sambungnya.

Insiden serupa juga terjadi pada pertemuan lain. Pada pertandingan Persik Kediri melawan Madura United di tanggal yang sama, panpel Persik dan Madura United disanksi Rp 25 juta.

Alasannya sama, gagal mencegah hadirnya suporter tim tamu. Bahkan, medical officer Persik yang tak hadir di stadion ikut mendapat teguran keras.

Begitu pula dengan pertemuan Persijap Jepara dan Persib Bandung. Panpel Persijap Jepara harus membayar Rp 25 juta karena dianggap lalai atas kehadiran tim tamu. Ditambah Rp 20 juta karena tidak menyediakan pengawalan untuk perangkat pertandingan.

Di sisi lain, Persib Bandung juga tidak lolos dari hukuman. Adanya suporter mereka di laga tandang membuat Persib harus membayar denda Rp 25 juta. (nis/nik)

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 20 Agustus 2025

  1. Yann Motta Pinto (pemain Tim Arema FC)

- Pertandingan: PSIM Yogyakarta vs Arema FC (16/8/2025)

- Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung

- Sanksi: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp 10 juta

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 21 Agustus 2025

 1-Panitia Pelaksana Pertandingan Persis Solo

- Pertandingan: Persis Solo vs Persija Jakarta  (16/8/2025)

- Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persija Jakarta

- Sanksi: denda Rp 25 juta

  1. Klub Persija Jakarta

- Pertandingan: Persis Solo vs Persija Jakarta (16/8/2025)

- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persija Jakarta sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan

- Sanksi: denda Rp 25 juta

  1. Panitia Pelaksana Pertandingan Persik Kediri

- Pertandingan: Persik Kediri vs Madura United FC (16/8/2025)

- Jenis Pelanggaran: medical officer yang didaftarkan tidak hadir pada saat pertandingan

- Sanksi: teguran keras

  1. Panitia Pelaksana Pertandingan Persik Kediri

- Pertandingan: Persik Kediri vs Madura United FC (16/8/2025)

- Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Madura United FC

- Sanksi: denda Rp 25 juta

  1. Klub Madura United FC

- Pertandingan: Persik Kediri vs Madura United FC (16/8/2025)

- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Madura United FC sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan

- Sanksi: denda Rp 25 juta

 

  1. Panitia Pelaksana Pertandingan Persijap Jepara

- Pertandingan: Persijap Jepara vs Persib Bandung (18/8/2025)

- Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib Bandung

- Sanksi: denda Rp 25 juta

 7-Panitia Pelaksana Pertandingan Persijap Jepara

- Pertandingan: Persijap Jepara vs Persib Bandung (18/8/2025)

- Jenis Pelanggaran: tidak menyediakan pengawalan untuk perangkat pertandingan

- Sanksi: denda Rp 20 juta

  1. Klub Persib Bandung

- Pertandingan: Persijap Jepara vs Persib Bandung (18/8/2025)

- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan

- Sanksi: denda Rp 25 juta

 

-Sumber : PSSI

Editor : Niko auglandy
#persib bandung #persija jakarta #persijap jepara #persis solo #stadion manahan