RADARSOLO.COM – Nasib Brylian Aldama bersama Persis Solo ternyata masih menjadi tanda tanya. Namanya tercantum sebagai pemain resmi di website I.league -entitas baru Liga Indonesia Baru-.
Dalam laman resmi operator liga Indonesia tersebut, gelandang kelahiran 2002 tersebut diketahui menggunakan nomor punggung 24.
Meski demikian, nama Brylian tak terpampang pada skuad senior Persis Solo di website resmi klub di Super League 2025. Inilah yang menjadi misteri.
Nama Brylian juga tak ada dalam daftar susunan pemain dalam empat pertandingan terakhir, baiksaat Laskar Sambernyawa melawan Madura United, Persija Jakarta, PSBS Biak, dan Bhayangkara FC.
Hingga berita ini ditulis, manajemen Laskar Sambernyawa belum memberikan komentar, terkait status sang pemain.
Kondisi ini sejatinya juga terjadi di musim kemarin. Brylian sudah terdaftar di laman operator usai diboyong dari klub luar negeri di pertengahan musim, namun beberapa hari kemudian dia malah diperkenalkan sebagai penggawa klub Liga 2, Persela Lamongan, Januari lalu.
Bisa dibilang Persis membelinya, namun akhirnya langsung meminjamkannya ke klub lain. Cukup aneh dan unik melihat kejadian di bursa transfer musim lalu tersebut.
Dilansir dari Transfermarkt, Brylian Aldama direkrut Persis Solo pada 14 Januari 2025 dan kontraknya akan habis pada 31 Mei 2026.
Jika kita bicara soal track record-nya, sejatinya kualitas pemain asal Surabaya tersebut cukup berkualitas.
Dia menempa diri dari Persebaya Surabaya youth pada 2018-2019. Dia sukses membawa Persebaya U20 Juara Elite Pro Academy tahun 2019.
Karena prestasi inilah dia masuk skuad Garuda Select angkatan ketiga pada 2019 yang menempa diri di Eropa.
Pada 2021-2022 dia berkarir di liga Kroasia, bergabung dengan HNK Rijeka dan HNK Pomorac.
Hingga akhirnya di liga 1 2022/2023 Persebaya Surabaya memintanya kembali, dan dia resmi kembali ke klub yang membesarkan namanya.
Namun tak lama dia akhirnya dipinjamkan Persebaya ke PSCS Cilacap di Liga 2 2023/2024.
Dan pada musim 2024 dia berkarir di Liga Laos, bersama klub Young Elephants.
Di tim ini dia main 9 kali dan sukses mencetak 3 gol dan 1 assist. Namun karirnya tak panjang disana, karena Persis Solo melirik potensinya dan akhirnya merekrutnya di pertengahan musim lalu.
Alih-alih jadi idola baru Laskar Sambernyawa, manajemen Persis ternyata malah langsung meminjamkannya ke klub Liga 2 Persela Lamongan.
Di tim inipun dia hanya main 1 kali. Itupun hanya 8 menit saja. Belum diketahui apa yang terjadi padanya, apakah kondisinya tengah tidak fit, atau ada problem lain. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy