Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Lini Tengah Pincang, Persis Solo Bimbang Hadapi Borneo FC: Duh, Banyak Pemain Kunci Laskar Sambernyawa Absen

Mannisa Elfira • Senin, 22 September 2025 | 01:13 WIB

Gelandang Persis Solo Althaf Indie saat bermain melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda (2/3/2025).
Gelandang Persis Solo Althaf Indie saat bermain melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda (2/3/2025).

RADARSOLO.COM – Lagi-lagi, Persis Solo harus bertarung dalam kondisi pincang. Ironisnya, saat menantang pemuncak klasemen sementara Borneo FC di Stadion Segiri, Senin (21/9) malam (live Vidio.com, pukul 19.00), Laskar Sambernyawa hanya memboyong empat gelandang.

Seluruh legiun asing di lini tengah absen. Kapten tim Sho Yamamoto masih menjalani hukuman kartu merah. Adriano Castaheira dan Zulfahmi Arifin terkapar akibat cedera hamstring, sementara Sidik Saimima juga nasibnya sama.

Praktis, pelatih Peter de Roo cuma bisa mengandalkan Sutanto Tan, Arapenta Poerba, Zanadin Fariz, dan Rexo Dolby, jebolan Persis Youth.

“Jordy Tutuarima juga belum bisa kembali. Jelas, saya pikir orang-orang menyadari keadaannya. Dia baru saja menghadiri pemakaman ibunya,” tutur Peter de Roo.

Di atas kertas, kekuatan Persis memang tampak inferior dibanding Pesut Etam yang sedang memuncaki klasemen dengan 12 poin.

Sebaliknya, Persis masih terbenam di zona merah, posisi ke-16, hanya mengemas empat angka. Namun, sejarah pertemuan justru memberi sedikit angin segar. Dari lima duel terakhir, Persis unggul dengan tiga kemenangan, termasuk saat mencuri tiga poin di Segiri pada Maret lalu.

“Catatan di masa lalu tidak menjamin apa pun untuk besok. Tapi tentu saja saya tahu tentang pertandingan tahun lalu. Dan kami berharap beberapa pemain bisa kembali minggu ini, tapi itu belum terjadi,” tegas Peter.

Meski pincang, Peter menegaskan dirinya tetap percaya dengan para pemain pelapis.

“Saya tahu setiap tim, bahkan tim-tim teratas di liga ini, kalau kehilangan lima atau enam pemain asing pasti kesulitan. Tapi saya yakin kami mampu melakukannya,” katanya.

Syaratnya jelas: evaluasi harus dilakukan. Persis perlu memperbaiki kelemahan saat dipermalukan Persijap Jepara 1-2 di Stadion Manahan pekan lalu.

“Kami menguasai 62 persen bola, tapi gagal mengubahnya jadi peluang. Itu yang harus diperbaiki. Kami juga harus lebih waspada terhadap serangan balik cepat Borneo, tetap fokus selama 90 menit, dan agresif saat mereka pegang bola,” urainya.

Peter juga mengaku sudah mengamati beberapa laga terakhir Borneo FC. Namun, fokus utamanya tetap pada pembenahan tim sendiri.

“Mungkin saya terlalu keras bilang penampilan kami sangat buruk pekan lalu, tapi sebenarnya saya cukup bangga dengan usaha anak-anak meski banyak pemain absen,” tambahnya.

Sementara itu, gelandang muda Zanadin Fariz menegaskan bahwa seluruh pemain siap tampil habis-habisan.

“Yang pasti, kami ingin menampilkan permainan terbaik di setiap pertandingan. Kami siap untuk meraih tiga poin,” tegasnya. (nis/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#persis solo #liga 1 #borneo fc