Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persis Solo vs Arema FC, Polisi: KTP Malang Dilarang Datang 

Antonius Christian • Jumat, 26 September 2025 | 02:55 WIB
SARAT GENGSI: Pertandingan Persis Solo melawan Arema FC di Stadion Manahan, musim lalu.
SARAT GENGSI: Pertandingan Persis Solo melawan Arema FC di Stadion Manahan, musim lalu.

RADARSOLO.COM Polresta Solo mengambil langkah tegas jelang laga Persis Solo kontra Arema FC dalam lanjutan pekan ke-7 Liga 1 Indonesia 2025–2026.

Suporter ber-KTP Malang, Jawa Timur, dipastikan tidak diperbolehkan masuk ke Stadion Manahan pada pertandingan yang dijadwalkan Minggu (28/9) sore tersebut.

Kabag Ops Polresta Solo Kompol Engkos Sarkosi menegaskan, kebijakan itu mengacu pada regulasi PSSI yang memang melarang kehadiran suporter tim tamu dalam pertandingan tertentu. Aturan ini diberlakukan untuk meminimalisasi potensi gesekan antarsuporter.

”Pada saat pelaksanaan pengamanan, kami akan melakukan pemeriksaan identitas. Jadi apabila ada penonton yang ber-KTP Malang, mohon maaf, tidak bisa masuk ke Stadion Manahan,” tegas Engkos saat ditemui di Mapolresta Solo, Kamis (25/9).

Engkos mengakui, secara historis hubungan suporter Persis Solo dengan Arema FC tidak memiliki catatan konflik. Namun, lanjut dia, Polresta Solo tetap harus melakukan antisipasi maksimal.

”Walaupun tidak ada riwayat benturan antarsuporter, kami tidak bisa lengah. Setiap laga tetap memiliki potensi kerawanan. Karena itu standar pengamanan tetap dijalankan,” ungkapnya.

Untuk mendukung kelancaran jalannya pertandingan, Polresta Solo menyiapkan 500-600 personel gabungan. Jumlah itu sama dengan pengamanan pada laga-laga besar sebelumnya.

Pola pengamanan dibagi menjadi tiga ring. Ring pertama berada di area dalam stadion, ring kedua di jogging track Stadion Manahan, dan ring ketiga di area luar stadion.

”Personel akan kami tempatkan secara berlapis di semua akses masuk penonton. Tujuannya untuk memastikan suporter yang hadir benar-benar tertib dan tidak membawa barang terlarang,” ujar Engkos.

Selain soal identitas, Polresta Solo juga mengingatkan agar suporter mematuhi aturan barang bawaan.

Beberapa barang yang dilarang masuk ke stadion antara lain minuman keras, narkoba, senjata tajam, hingga flare atau petasan asap.

”Kami mohon kerja sama dari para suporter. Jangan sampai ada yang mencoba membawa barang-barang terlarang, karena pasti akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Engkos juga menyampaikan imbauan khusus kepada Pasoepati dan Surakartans agar menjaga nama baik Kota Solo di mata nasional.

”Kami berharap suporter Persis bisa menjadi contoh suporter yang dewasa dan tertib. Tunjukkan bahwa Solo bisa menjadi tuan rumah yang baik, tanpa keributan,” ujarnya.

Dengan laga besar yang berpotensi menyedot ribuan penonton, kepolisian menekankan pentingnya kedisiplinan semua pihak.

”Suporter ayo fokus mendukung tim kebanggaan di lapangan. Jangan sampai ada yang terprovokasi. Keselamatan dan kenyamanan bersama harus kita jaga,” pungkas Engkos. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #arema fc #suporter