RADARSOLO.COM– Langkah Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B belum berbuah manis.
Skuad Garuda harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2–3, Rabu (8/10/2025) malam di Stadion King Abdullah Sports City.
Dua gol Indonesia dicetak Kevin Diks dari titik penalti pada menit ke-11 dan ke-88. Sementara tuan rumah Arab Saudi membalas lewat W. Saleh (17’) dan Firas Albrikan (36’ pen., 62’).
Meski kalah, Indonesia tetap mendapat pujian atas perjuangannya. Bahkan di akhir laga, Arab Saudi harus bermain dengan 10 pemain usai Mohamed Kanno diusir wasit pada menit 90+3’.
Arab Saudi Main dengan 10 Pemain
Kanno yang baru dimasukkan di babak kedua, diusir setelah menerima dua kartu kuning beruntun.
Insiden bermula saat ia mengulur waktu saat hendak melakukan lemparan ke dalam.
Wasit Adit mengeluarkan kartu kuning, namun protes keras sang pemain berujung kartu kuning kedua — sekaligus merah.
Statistik Pertandingan Tak Berimbang
Arab Saudi unggul tipis dalam penguasaan bola, 56% berbanding 44%.
Tim tuan rumah juga lebih produktif: 16 tembakan (10 on target), sedangkan Indonesia mencatat 10 tembakan dengan 5 on target.
Dalam laga ini, Indonesia menerima tiga kartu kuning, sementara Arab Saudi mendapat satu kartu kuning dan satu kartu merah.
Tiga Pemain Timnas yang Disorot Usai Kekalahan
Meski tampil spartan, sejumlah pemain Indonesia tetap mendapat sorotan publik karena performanya di bawah ekspektasi.
Tiga nama yang paling disorot adalah Yakob Sayuri, Marc Klok, dan Beckham Putra. Dilansir dari Flash score, ini statistik ketiganya di laga ini.
1. Yakob Sayuri – Bek Kanan Dadakan yang Kewalahan
Diposisikan sebagai bek kanan, Yakob Sayuri tampil kurang nyaman.
Dia sebenarnya berposisi alami sebagai winger, namun harus turun ke lini belakang mendampingi Jay Idzes, Kevin Diks, dan Dean Ruben James.
Statistik Yakob Sayuri:
- Rating: 5.4
- Menit bermain: 85 menit (starter)
- Kartu kuning: 1
- Dribble sukses: 0/1 (0%)
- Sentuhan: 54 kali
- Umpan akurat: 12/23 (52%)
- Duels: 14 kali (menang 7)
- Tackles won: 4/6 (67%)
- Kesalahan berujung tembakan: 1
- Interceptions: 4, Clearances: 1
Kelemahan Yakob tampak pada akurasi umpan dan kesulitan menahan tekanan dari sayap cepat Arab Saudi.
Penalti dan gol ketiga Arab Saudi bisa dibilang kesalahan Yakob.
Arab Saudi dapat penalti setelah melakukan tarikan jersey ke pemain lawan di kotak terlarang.
Sementara gol ketiga Arab Saudi tercipta karena Yakob gagal menjaga pergerakan pemain lawan di areanya dengan baik.
Firas Albrikan dengan bebas tanpa penjagaan ketat saat mendapatkan umpan manis dari rekannya, tendangan kerasnya menjadi petaka buat kubu Indonesia di menit ke-62
2. Marc Klok – Blunder Berujung Kebobolan
Gelandang Persib Bandung ini juga jadi sorotan karena kesalahannya berbuah gol pertama Arab Saudi.
Klok gagal membuang bola dengan sempurna, sehingga direbut lawan dan menghasilkan gol.
Statistik Marc Klok:
- Rating: 5.7
- Menit bermain: 90
- Kartu kuning: 1
- Tembakan: 1 (off target)
- Akurasi umpan: 22/30 (73%)
- Duels: 7 kali (menang 3)
- Tackles won: 1/2 (50%)
- Clearances: 7
- Kesalahan berujung gol: 1
Meski aktif membantu bertahan, Klok dinilai kurang efektif dalam membangun serangan dan pengaliran bola ke depan.
3. Beckham Putra – Minim Dampak Saat Jadi Starter
Masuk di babak kedua, Beckham diharapkan bisa jadi kreator serangan. Namun pergerakannya minim kontribusi. Ia kalah duel udara dan sulit mengalirkan bola ke depan.
Statistik Beckham Putra:
- Rating: 6.3
- Menit bermain: 45
- Tembakan: 0
- Dribble sukses: 0/1 (0%)
- Sentuhan: 17 kali
- Umpan akurat: 7/9 (78%)
- Duels: 11 kali (menang 3)
- Tackles won: 0/2 (0%)
- Interceptions: 1
Publik menilai Beckham belum mampu tampil efektif di lini tengah dan kalah dalam duel fisik melawan pemain Arab Saudi yang lebih kuat secara postur.
Laga Hidup Mati Menanti
Meski kalah dari Arab Saudi, performa Indonesia masih menunjukkan peningkatan.
Kevin Diks tampil luar biasa dengan dua gol penalti, sementara lini belakang dan tengah masih perlu konsistensi.
Laga melawan Irak nanti akan menjadi penentu langkah Garuda menuju peluang terakhir ke Piala Dunia 2026.
Laga Indonesia melawan Irak akan tersaji pada 12 Oktober 2025, di King Abdullah Sports City.
Sementara itu, Irak akan memainkan laga penting keduanya menghadapi Arab Saudi pada 15 Oktober.
Arab Saudi mendapat keuntungan jadwal karena memiliki waktu istirahat lebih panjang dibanding dua rivalnya.
Dari putaran keempat ini, hanya juara Grup A dan Grup B yang otomatis lolos ke Piala Dunia 2026. Peringkat dua akan melanjutkan perjuangan ke putaran kelima, sedangkan juru kunci harus legawa tersingkir. (nik)
Editor : Niko auglandy