RADARSOLO.COM – Nama Marc Klok menjadi sorotan tajam usai Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi dalam lanjutan ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (9/10/2025) di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Meski Kevin Diks mencetak dua gol dari titik putih (11’, 88’), namun Garuda tetap takluk lewat gol Waheb Saleh (17’) serta brace Firas Al-Buraikan (36’ pen, 62’).
Kekalahan ini membuat langkah skuad asuhan Patrick Kluivert makin berat menuju babak berikutnya.
Namun yang paling ramai dibicarakan justru bukan hasil pertandingan, melainkan performa Marc Klok di lini tengah yang dianggap tampil di bawah standar.
Baca Juga: Tiga Pemain Banjir Kritikan Usai Timnas Indonesia Kalah dari Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia
Marc Klok Dibanjiri Kritik di Media Sosial
Berdasarkan pantauan di platform X (Twitter), nama Marc Klok langsung masuk trending topic Indonesia.
Banyak warganet menilai gelandang Persib Bandung itu tampil tidak efektif dan sering kehilangan bola.
“Klok sudah kehabisan bensin tapi masih dipaksakan main,” tulis salah satu akun.
“Distribusi bolanya minim banget, gimana mau nyerang?” komentar warganet lain.
Menurut data Sofascore, Klok hanya mendapat rating 6.0, salah satu yang terendah di skuad Garuda.
Dari 90 menit bermain, ia cuma mencatat empat umpan lambung (dua akurat), tanpa satu pun crossing, serta akurasi umpan hanya 73 persen.
Distribusi bola yang minim membuat aliran serangan Indonesia ke depan sering terputus.
Bahkan, Klok juga dianggap berperan dalam gol pertama Arab Saudi karena sapuannya tak sempurna dan berujung assist untuk Waheb Saleh.
Performa tersebut membuat publik mempertanyakan keputusan Kluivert yang tetap mempertahankan Klok selama 90 menit penuh, meski penampilannya menurun.
Pekerjaan Rumah Besar untuk Pelatih Timnas Patrick Kluivert
Kritik terhadap Klok menjadi PR besar bagi Patrick Kluivert, terutama menjelang laga berikutnya kontra Irak yang bisa menentukan nasib Indonesia di ronde ini.
Pelatih asal Belanda itu diharapkan mampu menemukan formula baru agar lini tengah Garuda kembali solid.
Hanya tim peringkat pertama yang otomatis lolos ke putaran final. Sementara runner-up masih harus berjuang di babak playoff ronde kelima.
Karena itu, kemenangan atas Irak wajib diraih jika Indonesia ingin menjaga asa ke Piala Dunia 2026.
Profil dan Karier Marc Klok
Lahir di Amsterdam pada 20 April 1993, Marc Anthony Klok memulai karier profesionalnya di Eropa bersama Utrecht, Ross County, dan Oldham Athletic sebelum hijrah ke Indonesia pada 2017.
Ia pernah mempersembahkan Piala Indonesia 2019 bersama PSM Makassar dan Piala Menpora 2021 bersama Persija Jakarta.
Sejak bergabung dengan Persib Bandung pada musim 2021/22, Klok menjadi motor permainan Maung Bandung.
Sebagai kapten, ia sukses membawa Persib juara Liga 1 dua musim beruntun (2023/24 dan 2024/25) — prestasi yang menyamakan dirinya dengan legenda seperti Adeng Hudaya dan Robby Darwis.
Pada 7 Juni 2025, Klok resmi memperpanjang kontraknya hingga 2027. Menurut Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, keputusan itu merupakan rekomendasi langsung dari pelatih Bojan Hodak.
“Berdasarkan rekomendasi Coach Bojan, Persib dan Klok sepakat memperpanjang kontrak dua tahun. Kami berharap kontribusinya terus meningkat,” ujar Adhitia.
Hingga akhir musim 2024/25, Klok telah mencatat 114 penampilan dan 13 gol bersama Persib, menjadikannya salah satu ikon paling berpengaruh dalam skuad Maung Bandung.
Di pasar transfer, menurut Transfermarkt.co.id, harga Klok mencapai Rp6,95 miliar.
Biodata Marc Klok
-
Nama Lengkap: Marc Anthony Klok
-
Tanggal Lahir: 20 April 1993 (32 tahun)
-
Tempat Lahir: Amsterdam, Belanda
-
Tinggi: 1,77 m
-
Kewarganegaraan: Indonesia
-
Posisi: Gelandang Tengah
-
Klub: Persib Bandung
-
Bergabung: 30 Juni 2021
-
Kontrak Berakhir: 30 Juni 2027
-
Kaki Dominan: Kanan