Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

KABAR MANTAN: Eks Persis Solo Women Kini Dalami Ilmu Kepelatihan

Mannisa Elfira • Minggu, 12 Oktober 2025 | 21:02 WIB
Ayu Lidya Agustin Meok saat mengikuti Kursus Kepelatihan Lisensi D PSSI volume 3 di Bali United Training Center, Gianyar.
Ayu Lidya Agustin Meok saat mengikuti Kursus Kepelatihan Lisensi D PSSI volume 3 di Bali United Training Center, Gianyar.

RADARSOLO.COM - Mantan pemain Persis Woman, Ayu Lidya Agustin Meok menapaki babak anyar. Bukan hanya mengolah bola di lapangan, Lidya kini mengasah kemampuan melatihnya.

Dia tercatat mengikuti Kursus Kepelatihan Lisensi D PSSI volume 3 di Bali United Training Center, Gianyar. 

Nama Lidya masuk dalam daftar 30 pelatih peserta. Dia merupakan satu dari dua wanita
yang menjalankan program materi kelas dan praktik lapangan sejak 6-11 Oktober kemarin.

Lantas, apa alasannya menjadi seorang pelatih?

Mengutip dari laman Bali United, Lidya mengaku ingin belajar lebih lagi tentang sepak bola karena sebelumnya dia adalah pemain sepak bola putri.

"Saya ingin mendalami ilmu kepelatihan juga sehingga mengetahui tentang sepak bola dari sisi pelatih," tuturnya.

TULANG PUNGGUNG: Pemain Persis Women Ayu Lidya (kiri) coba dihadang penggawa Porda Sleman, dalam ekshibisi di Stadion UNS, Jumat sore (1/7). (OFICIAL PERSIS SOLO)
TULANG PUNGGUNG: Pemain Persis Women Ayu Lidya (kiri) coba dihadang penggawa Porda Sleman, dalam ekshibisi di Stadion UNS, Jumat sore (1/7). (OFICIAL PERSIS SOLO)

Sepanjang pelatihan, ada banyak hal yang dipetik oleh Lidya dan peserta lainnya. Sebut saja tentang karakter permainan, mengenal tipikal pemain, hingga cara development sebuah tim. 

Mantan pemain Bali United Woman tahun 2019 ini pun menjelaskan rencana kedepannya setelah menyelesaikan kursus dasar dari seorang pelatih tersebut. 

"Semoga lisensi yang sudah saya peroleh ini bisa bermanfaat kedepannya terutama dalam pengembangan sepak bola putri di Indonesia," ucap Lidya.

"Saya juga berharap agar kompetisi sepak bola putri bisa segera bergulir karena itu yang dibutuhkan saat ini untuk kemajuan sepak bola putri di Indonesia," pungkas pemain yang sempat membela UNSA FC Women tersebut. 

Dilain sisi, sebelum bubar, Persis Women terkenal mempunyai segudang pesepakbola wanita potensial.

Dahulu, Persis Women rutin memberikan kontribusi untuk Timnas Wanita di berbagai level usia. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#UNSA #persis solo #Ayu Lidya