RADARSOLO.COM - PT Persis Solo Saestu (PSS) segera menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa, Sabtu (17/10/2025) mendatang. Dalam momentum ini, harapan besar muncul dari para suporter. Mereka menantikan langkah nyata para pemilik saham untuk kembali hadir dan terlibat langsung dalam perjalanan tim di lapangan.
Pasoepati, contohnya. Presiden DPP Pasoepati Arif Djodi Purnomo menantikan kehadiran kembali para owner di Stadion Manahan saat bond kebanggaan wong Solo menjalani pertandingan. Bagi mereka, minimnya kehadiran owner perlu menjadi evaluasi.
“Evaluasi di era saat ini adalah minimnya kehadiran owner di lapangan dalam membersamai tim ketika berlaga karena kesibukan menjadikan hilangnya arah tim mau dibawa kemana," ucap Djodi.
Situasi tersebut, lanjutnya, ditambah statement yang tak jelas untuk mengarungi kompetisi musim ini. Djodi mengungkapkan, suporter masih menanyakan mengenai target tim. "Juga improvisasi manajemen dalam menggaet sponsor juga kurang greget," sambungnya.
Musim ini sponsor Persis Solo memang tampak berkurang dari edisi sebelumnya. Edisi 2025/2026, Persis mendapatkan sponsor dari Call of Duty Mobile dan Bank Aladin, ditambah Cleo Pure Water yang baru saja diumumkan 12 September kemarin.
"Dengan adanya RUPS akan ada banyak masukan dari para pemegang saham serta internal tim sendiri, semoga dengan adanya RUPS para owner bisa lebih memperhatikan tim dan bijak dalam mengambil setiap keputusan dengan pertimbangan dan masukan yang ada di lapangan,” ucap Djodi.
Lebih lanjut, Djodi juga menyoroti transparansi kepemilikan saham klub. Selama ini, suporter belum mengetahui secara pasti siapa saja pihak yang memegang saham Persis beserta porsi kepemilikannya.
"Sampai saat ini kami dari suporter tidak pernah tau saham Persis di pegang oleh siapa saja dengan pembagian porsi saham berapa persen, ini menjadi liar di kalangan suporter karena taunya kita hanya ownernya saja baik Ko Kevin ataupun Mas Kaesang," ucapnya.
"Sedangkan desas desus kami mendengar ada agen yang bermain menyodorkan pemain sekaligus meminta jatah saham, nah ini yang harus diluruskan," sambungnya.
Andai kata RUPS Persis jadi dilaksanakan, Djodi berharap ada kejelasan tentang struktur internal klub. Mereka berharap manajemen Persis juga segera mengumumkan siapa yang menduduki Manajer Manajemen dari tim ini.
"Harapan terbesar kami hanya satu yakni para pemegang saham menyadari kondisi Persis saat ini dengan segala hal baik maupun buruknya tim, agar mereka segera mengevaluasi internal manajemen dan bisa menentukan arah kedepan Persis Solo," pungkasnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy