Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Prediksi Persis Solo vs Malut United: Xandro Schenk Percaya Diri Tinggi

Mannisa Elfira • Senin, 20 Oktober 2025 | 00:26 WIB
BERSIAP: Para pemain Persis Solo saat berlatih jelang kembali terjun di Super League.
BERSIAP: Para pemain Persis Solo saat berlatih jelang kembali terjun di Super League.

RADARSOLO.COM - Manahan bakal kembali bergemuruh. Seret poin di awal kompetisi, Persis Solo coba mengubah nasib saat ditantang Malut United pada matchday ke-9 Super League 2025/2026, Senin (20/10) malam (live Vidio.com pukul 19.00).

Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo- juga bertekad mengakhiri panceklik kemenangan kala berhadapan dengan Malut United.

Dalam dua pertemuan terakhir, bond kebanggaan wong Solo selalu tumbang atas Malut United.

Naasnya, Laskar Sambernyawa selalu kalah dengan skor yang cukup telak. Pada 21 November 2024 silam, Persis dijegal Malut United dengan skor 3-0 di Stadion Gelora Kie Raha.

Tren negatif berlanjut saat bentrok di Manahan pada 12 April 2025. Yakob Sayuri yang menggila dengan hattrick-nya, bikin Persis menyerah 1–3.

Persis perlu waspada. Di atas kertas, Malut United sedang berada di jalur menanjak. Kini, Laskar Kie Raha bertengger di papan atas.

Menempati peringkat ke-6 dengan koleksi 11 poin. Plus baru saja mencatat dua kemenangan beruntun, menekuk Madura United 4–1 dan Bhayangkara FC 1–0.

Sedangkan, Laskar Sambernyawa masih berusaha bangkit. Persis masih berkutat di zona merah (peringkat ke-16).

Dari tujuh pertarungan, Persis baru mencatatkan sekali kemenangan. Sisanya dua hasil imbang dan empat kekalahan.

"Kami jelas menganalisis lawan. Melihat kembali ke pertandingan pertama musim ini, di mana menurut saya Malut sedikit kesulitan saat melawan Dewa United, tapi mereka tetap menang," ucap Head Coach Persis Solo Peter de Roo.

Itulah yang menggambarkan Malut United, tegas Peter. Pelatih berkebangsaan Belanda itu menganggap, Malut merupakan tim yang sangat mematikan dalam serangan balik dan bergerak cepat.

"Mereka tidak menekan secara agresif, mereka mencoba membuat lawan merasa nyaman, tidak memaksa lawan kehilangan bola, tetapi menunggu hingga lawan kehilangan bola dan kemudian mereka menyerang," sambung Peter.

Dari sana, Peter menekankan pentingnya fokus dan pengambilan keputusan ketika menguasai bola. Makin sedikit kehilangan bola, makin sedikit ancaman serangan balik mereka.

"Dan kita harus memastikan pertahanan kita terorganisir dan saat kehilangan bola, langsung tekan umpan pertama ke depan. Tiga hal ini sangat penting. Karena kita adalah tim yang suka mengontrol penguasaan bola dan bermain di setengah lapangan lawan, ruang yang kita tinggalkan itulah yang akan mereka coba manfaatkan," papar Peter.

"Kita hanya perlu memastikan bahwa kita menghentikan serangan balik," tandasnya.

Peter optimistis dengan anak asuhnya. Jeda internasional panjang kemarin dimaksimalkan untuk mengambil istirahat sejenak, dilanjutkan mematangkan persiapan.

"Kami sempat istirahat sebentar, menyegarkan pikiran dan memulihkan beberapa pemain, lalu kita kembali. Saya rasa sebagian besar pemain sudah kembali," sebut Peter.

Peter memastikan, beberapa nama yang kembali adalah Sho Yamamoto dan Sidik Saimima. Tapi sayang, Adriano Castanheira masih harus menjalani pemulihan pasca re-injured. Lalu Fuad Sule yang belum menuntaskan hukumannya.

"Mengenai kesegaran dan aspek mental, saya pikir baik bagi para pemain untuk mendapat libur seminggu. Pekan pertama latihan kembali berjalan baik. Kemarin juga adalah hari yang bahagia bagi para pemain," kata mantan pelatih Balestier Khalsa FC itu.

Sementara itu, centerback Persis Solo Xandro Schenk percaya dengan rencana pelatih. Menurutnya, tim kepelatihan telah menganalisis lawan. Alhasil, mereka tahu kekuatan serta kelemahan mereka.

"Kami menonton video (pertandingan) mereka dan kami berlatih sesuai rencana kami, dan begitulah cara kami mempersiapkan diri. Saya pikir pelatih sudah banyak berbicara dan kami sudah menganalisis lawan, termasuk apa yang masih kami kurang dan apa yang perlu kami perbaiki," ucap Xandro. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #Xandro Schenk