RADARSOLO.COM– PSIM Yogyakarta berhasil memetik kemenangan penting dalam lanjutan Super League 2025/2026 (Liga 1) usai menumbangkan Dewa United dengan skor 2-0 di Stadion Sultan Agung, Rabu (22/10) malam.
Dua gol kemenangan Laskar Mataram dicetak oleh Nermin Haljeta, masing-masing pada menit ke-3 dan 61.
Striker asing asal Bosnia itu tampil tajam dan jadi pembeda dalam laga yang disaksikan 3.810 penonton atau sekitar 21 persen kapasitas stadion.
Sejak awal laga, PSIM tampil agresif. Tekanan tinggi langsung membuahkan hasil cepat saat Haljeta memanfaatkan umpan terobosan matang untuk membuka keunggulan di menit ketiga.
Dewa United yang mencoba membalas justru kesulitan menembus pertahanan rapat PSIM.
Memasuki babak kedua, PSIM tetap tampil disiplin dan memanfaatkan serangan balik dengan efektif.
Pada menit ke-61, Haljeta kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat penyelesaian klinis yang memastikan kemenangan tim asuhan pelatih Miftahul Hamdi itu.
Papan atas Memanas
Hasil ini membawa PSIM Yogyakarta naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 15 poin dari 9 laga — hasil dari 4 kemenangan, 3 imbang, dan 2 kekalahan. Tim kebanggaan Bumi Mataram itu kini telah mencetak 11 gol dan kebobolan 10 kali.
Kemenangan ini juga memperketat persaingan di papan atas Liga 1. Borneo FC Samarinda masih kokoh di puncak klasemen dengan 21 poin hasil dari tujuh kemenangan sempurna.
Di posisi kedua ada Persita Tangerang yang mengantongi 16 poin dari delapan pertandingan (5 menang, 1 seri, 2 kalah).
Sementara itu, Dewa United kembali gagal menunjukkan konsistensi. Padahal, tim asal Banten tersebut sempat digadang-gadang sebagai calon kuat juara musim ini.
Hingga pekan ke-9, Dewa United baru mengoleksi 10 poin dari 3 kemenangan, 1 seri, dan 5 kekalahan, dan kini tercecer di posisi ke-12 klasemen.
Laga Berat Menanti
Selanjutnya, PSIM Jogja akan kembali tampil di Stadion Sultan Agung menghadapi Persik Kediri, Jumat (31/10) mendatang.
Sedangkan Dewa United bakal melakoni laga berat tandang ke markas Borneo FC Samarinda pada 5 November 2025.
Misi Dewa United untuk memberi kekalahan pertama bagi Borneo FC tentu tidak mudah, namun peluang selalu terbuka jika mereka mampu memperbaiki performa dan konsistensi permainan. (nik)
Editor : Niko auglandy