RADARSOLO.COM - Bukan di Jakarta International Stadium (JIS), Persija Jakarta bakal menjamu PSBS Biak di Stadion Manahan, Solo, 31 Oktober mendatang. Kepastian itu muncul dari poster resmi Instagram Macan Kemayoran (@persija).
"Next stop, Solo! Persija vs PSBS Biak. Jumat, 31 Oktober 2025. Kickoff 19.00 WIB. Stadion Manahan Solo," tulis Persija Jakarta belum lama ini.
Mengurip dari laman Jawa Pos, Stadion Manahan merupakan opsi terakhir dari Persija Jakarta. Hal tersebut dibeberkan oleh, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Persija Jakarta Ferry T. Indrasjarief.
"Karena ini pertandingan sudah mepet, kami langsung ambil keputusan menghubungi Stadion Manahan. Jadi kami putuskan untuk bermain di sana jam 7 malam," kata Ferry.
Sejatinya, Persija Jakarta sudah mengajukan beberapa venue pengganti JIS. Yakni Stadion Pakansari dan Banten International Stadium, tapi pengajuan tersebut ditolak oleh operator kompetisi, I.League.
Lalu, Stadion Patriot Candrabhaga sempat jadi opsi. Tapi kondisi rumput yang tak mumpuni membuat panpel beralih ke Stadion Pakansari, Bogor. Tapi lagi-lagi terkendala. Jadwal malam sempat diminta untuk diubah ke sore hari. Tapi tertolak oleh I.League.
Chief of Marketing I. League Budiman Dalimunthe bahwa perubahan jadwal kick-off bukan perkara mudah. Selain menjadi kewenangan I-League, proses itu harus melibatkan banyak pihak terkait. Seperti, tim tamu, perangkat pertandingan, hingga hak siar.
"Karena kan I.League sekarang ini sudah dua tahun terakhir, jadwalnya tidak sangat sesuai. Itu yang kita jaga percayaan dari semua mitra kan soal jadwal yang semakin beratur dan sebagainya," sebutnya.
Sementara itu, JIS tidak bisa digunakan. Lantaran sedang dalam masa pemeliharaan rumput usai digunakan konser boyband Korea Selatan, NCT Dream pada 27-28 September kemarin. Sementara itu, Stadion Utama Gelora Bung Karno juga mengalami hal serupa. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy