RADARSOLO.COM – Penantian panjang itu akhirnya berakhir. Persib Bandung mencatat sejarah baru dengan menaklukkan Bali United di kandangnya sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Pada laga pekan ke-11 Super League 2025/2026, Sabtu (1/11/2025), Maung Bandung menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Andrew Patrick Jung di menit ke-84.
Gol sundulan striker asal Prancis itu bukan sekadar penentu kemenangan.
Dia juga menjadi simbol lepasnya kutukan Persib yang selama bertahun-tahun tak pernah pulang dengan tiga poin dari Pulau Dewata.
Dengan tambahan tiga angka, Pasukan Bojan Hodak merangsek ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan 19 poin, hasil dari enam kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.
Persib kini hanya tertinggal dari Borneo FC (24 poin) dan Persija Jakarta (20 poin) yang masih bercokol di posisi dua besar.
Tanpa kehadiran Luciano Guaycochea yang harus absen karena kartu merah, Bojan Hodak tetap berani menurunkan formasi menyerang. Barisan depan diisi Uilliam Barros, Ramon "Tanque" De Andrade, dan Saddil Ramdani, dengan sokongan Thom Haye serta Marc Klok di lini tengah.
Sejak peluit pertama ditiup wasit Irfan Wahyu Wijanarko, tensi pertandingan langsung memanas.
Bali United yang tampil di hadapan 14.514 penonton (81 persen kapasitas stadion) mencoba menekan lebih dulu. Namun, setelah sepuluh menit, kendali permainan beralih ke kubu tamu.
Serangan demi serangan dilancarkan Pangeran Biru. Adam Alis, Haye, dan Tanque bergantian menggempur gawang Mike Hauptmeijer, kiper Bali asal Belanda yang tampil luar biasa. Ia berulang kali mematahkan peluang emas Persib.
Tuan rumah sempat membalas lewat peluang ganda di menit ke-38, tapi Teja Paku Alam tampil heroik menepis dua sepakan beruntun. Babak pertama pun berakhir tanpa gol, tapi atmosfer panas terasa dari tribune hingga ke pinggir lapangan. Hodak bahkan mendapat kartu kuning setelah memprotes keras keputusan wasit.
Memasuki babak kedua, ritme laga semakin liar. Persib terus menekan, sementara Bali United mengandalkan serangan balik cepat. Pada menit ke-60, Rahmat Arjuna hampir membawa Bali unggul, tapi lagi-lagi Teja menunjukkan refleks luar biasa.
Hodak membaca situasi dengan jitu. Tiga pergantian sekaligus dilakukan—Beckham Putra, William Marcilio, dan Frans Putros dimasukkan menggantikan pemain yang mulai kelelahan. Perubahan itu menjadi titik balik.
Apalagi ketika Mirza Mustafic yang baru masuk justru dikartu merah lewat tinjauan VAR karena menginjak kaki Barros. Unggul jumlah pemain, Persib menggempur habis pertahanan tuan rumah.
Menit ke-76, Hodak memainkan kartu terakhir: Andrew Patrick Jung masuk menggantikan Tanque. Tepat delapan menit berselang, keputusan itu terbayar lunas.
Dari sisi kanan, Beckham mengirim umpan silang matang.
Jung menyambutnya dengan tandukan keras ke pojok gawang, menaklukkan Hauptmeijer. Gol indah itu disambut ledakan kegembiraan di bangku cadangan Maung Bandung.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tak berubah. Persib menutup laga dengan kepala tegak—menang di kandang Bali United untuk pertama kalinya dalam sejarah Liga 1.
“Ini kemenangan yang luar biasa. Kami bermain disiplin dan pantang menyerah,” ujar Hodak singkat usai laga, penuh lega.
Di sisi lain, Bali United kini terdampar di posisi kedelapan klasemen sementara dengan 13 poin dari 10 laga (3 menang, 4 imbang, 3 kalah). Serdadu Tridatu yang biasanya garang di kandang sendiri kini justru kehilangan tajinya.
Sebaliknya, Persib Bandung semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai penantang serius gelar juara. Kutukan di Dipta pun resmi berakhir, dan Maung Bandung mengaum keras dari Pulau Dewata. (nik)
Editor : Niko auglandy