Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Peter de Roo Beberkan Biang Mandeknya Kemenangan Persis Solo

Mannisa Elfira • Rabu, 5 November 2025 | 01:25 WIB
Gelandang Persis Solo Sho Yamamoto saat main lawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (2/11/2025).
Gelandang Persis Solo Sho Yamamoto saat main lawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (2/11/2025).

RADARSOLO.COM - Sembilan pertandingan tanpa kemenangan menjadi rekor buruk Persis Solo di awal musim Super League 2025/2026. Lantas, apa yang membuat Laskar Sambernyawa susah meraih hasil maksimal di atas lapangan?

Teranyar, Laskar Sambernyawa dibekuk Persebaya Surabaya dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (2/11) lalu. Menilik statistik yang direkap oleh operator kompetisi, sejatinya Persis Solo lebih dominan secara angka.

Sho Yamamoto dan kawan-kawan mencatat 54 persen ball possession, sedikit di atas tuan rumah yang menguasai 46 persen.

Persis Solo juga membukukan 11 shots dan 6 shots on target. Sedangkan Persebaya hadir denvan 14 tembakan dengan 5 di antaranya shot on target.

Dilihat dari sisi distribusi bola, Laskar Sambernyawa unggul tipis. Persis mencatatkan 404 umpan dari total 481 percobaan (83 persen akurasi).

Sementara Green Force membukukan 351 dari 408 umpan (86 persen akurasi).

Persis juga lebih banyak menciptakan peluang matang dengan 8 chances created, lebih banyak dibanding Persebaya yang mencetak empat peluang. Tapi, sayangnya penyelesaian akhir kembali menjadi peer besar bond kebanggaan wong Solo.

"Well, saya pikir kami kalah dalam pertandingan. Kali ini (lawan Persebaya), masalahnya adalah kita tidak memanfaatkan peluang yang ada," jelas Head Coach Persis Solo Peter de Roo.

"Minggu lalu (lawan Persib Bandung), masalahnya adalah kita tidak menciptakan peluang. Kita perlu mencetak gol untuk menang, kan?," lanjut Peter.

Ya, minggu lalu Laskar Sambernyawa kalah atas Persib Bandung 2-0 (1-0) pada matchday ke-10 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (27/10). Pertarungan tersebut menyuguhkan statistik yang jomplang.

Anak asuh Peter de Roo hanya unggul ball possesion dengan torehan 63 persen.

Laskar Sambernyawa mati kutu. Nol shot on target menjadi catatan yang paling menyesakkan. Sepanjang pertandingan, Persis hanya mampu mencatatkan dua peluang, itu pun melenceng.

Sebagai informasi, satu-satunya kemenangan yang berhasil diraih Persis Solo adalah ketika melawat ke markas Madura United, medio Agustus lalu. Setelah itu, perjalanan Persis seperti menurun di tanjakan terjal.

Setelah ini, Persis Solo bakal menghadapi PSIM Jogja pada Derby Mataram di Stadion Manahan, 8 November mendatang. Pertandingan yang bukan hanya pencarian poin, tapi juga adu gengsi.

Persis Solo hadir dengan catatan minor, sedangkan PSIM sedang diselimuti tren positif usai meraih dua kemenangan beruntun melawan Persik Kediri dan Dewa United. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#Super League #Persebaya Surabaya #persis solo #liga 1