RADARSOLO.COM – Cuaca yang sulit diprediksi belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi PSIM Jogja. Hujan yang datang tiba-tiba kerap mengganggu berbagai aktivitas tim, mulai dari sesi latihan hingga pertandingan.
Intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir bahkan turut memengaruhi jalannya kompetisi BRI Super League 2025/2026, termasuk bagi PSIM yang tengah bersaing di papan atas klasemen sementara.
Kapten PSIM, Reva Adi Utama, mengungkapkan bahwa hujan kini tidak hanya turun saat laga berlangsung, tetapi juga sering mengguyur ketika tim menjalani latihan rutin.
Namun, hal itu menurutnya sudah menjadi bagian dari risiko yang harus dihadapi oleh pesepak bola profesional.
“Menurut saya sebagai pemain kita juga harus siap dengan kondisi dan situasi apa pun,” katanya, dilansir dari Jawa Pos Radar Jogja (4/11).
Bek kiri andalan PSIM itu menilai, kondisi Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul yang kini menjadi markas Laskar Mataram masih cukup aman untuk digunakan meski hujan turun deras.
Dia menyebut sistem drainase dan kualitas lapangan SSA sudah jauh lebih baik, sehingga air bisa cepat surut dan pertandingan tetap nyaman dijalankan.
“Saat hujan di SSA tidak sebegitu berpengaruh atau menyulitkan, karena drainase dan lapangan di SSA sudah sangat bagus dan enak dipakai,” ungkapnya.
Meski demikian, Reva tak menampik jika curah hujan meningkat lebih lebat dari biasanya, hal itu bisa berdampak terhadap performa pemain di latihan.
Mulai dari meningkatnya kelelahan hingga pergerakan bola yang melambat dibandingkan saat kondisi kering.
“Kalau hujannya sangat deras mungkin agak berat. Tapi kalau hujan masih normal saja, itu tidak terlalu masalah. Kami pemain harus siap,” tandasnya.
Saat ini, PSIM tengah berada dalam tren positif setelah mencatat dua kemenangan beruntun di laga kandang.
Tim asuhan Jean Paul van Gastel itu kini fokus menatap partai besar Derby Mataram kontra Persis Solo yang akan digelar akhir pekan ini.
Laskar Mataram bertekad mempertahankan momentum positif sekaligus menjaga posisi mereka di papan atas Super League.
(iza/laz/JPG/nik)
Editor : Niko auglandy