Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Komentar Pelatih PSS Sleman Usai Ditahan Persipura Jayapura: Singgasana Super Elja di Liga 2 Terancam Terkudeta Wakil Luar Jawa

Niko auglandy • Kamis, 6 November 2025 | 06:01 WIB
Logo PSS Sleman
Logo PSS Sleman

RADARSOLO.COM– Laga panas antara PSS Sleman kontra Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (1/11) malam, berakhir tanpa pemenang. Kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0 dalam lanjutan pekan ke-8 Pegadaian Championship 2025/26 (Liga 2).

Meski gagal menang di hadapan ribuan pendukungnya, Super Elang Jawa tetap kokoh di puncak klasemen sementara Grup B Liga 2 dengan koleksi 19 poin dari delapan laga.

Rinciannya, enam kali menang, sekali seri, dan sekali kalah. PSS hanya unggul tipis satu angka dari pesaing terdekatnya, Barito Putera, yang menempel ketat di peringkat kedua.

Laga menghadapi Persipura memang bukan perkara mudah. Tim asal Papua itu dikenal memiliki spirit juang tinggi dan gaya bermain cepat khas tim timur.

Sejak peluit awal dibunyikan, lini pertahanan Mutiara Hitam tampil solid dan disiplin, membuat barisan depan PSS kesulitan menembusnya. 

Padahal, secara penguasaan bola dan jumlah peluang, PSS Sleman tampil lebih dominan. Namun, penyelesaian akhir kembali menjadi pekerjaan rumah. Sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengakui anak asuhnya sudah bekerja keras sepanjang laga, meski hasilnya belum maksimal.

“Yang pasti pertandingan berjalan menarik, permainan yang ditampilkan Persipura membuat kami kerepotan. Hasil akhir pertandingan saya kira adil bagi kedua tim,” ujar Ansyari.

Pelatih yang akrab disapa Uwak itu menilai timnya sudah unggul di banyak aspek, terutama dalam penguasaan bola.“

Hanya memang sayang tidak ada gol. Tapi, jangan mengecilkan tim Persipura, mereka bagus juga saat melakukan serangan balik serta memiliki peluang gol.

Probabilitas kami bagus tetapi hasil akhir imbang 0-0 saya kira hasil adil bagi kedua tim. Kami kecewa, tapi hasil imbang ini sangat berarti buat kami,” lanjutnya.

Ansyari menegaskan hasil imbang ini menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tim.

“Mau tidak mau hal ini wajib kami jalani karena kompetisi masih panjang. Konsistensi meningkatkan kualitas tim menjadi syarat wajib bagi kami,” tegasnya.

Sementara itu, pemain PSS Arda Alfareza menyebut hasil pertandingan pasti akan menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh pemain.

“Memang inilah sepak bola, ada yang menang, kalah serta ada yang seri. Tapi, satu yang saya yakinkan kepada seluruh pendukung setia PSS bahwa seluruh komponen tim pasti akan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” ujar Arda.

Meski gagal menambah tiga poin, semangat Super Elang Jawa belum padam. Dengan dukungan penuh Sleman Fans, mereka siap kembali terbang tinggi di laga berikutnya. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#persipura #pss sleman #liga 2