Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kiper Persis Solo M. Riyandi Optimisme Bisa Jegal PSIM Jogja dalam Derby Mataram di Manahan

Mannisa Elfira • Jumat, 7 November 2025 | 00:57 WIB

 

BERI MOTIVASI: Kiper Persis Solo, Muhammad Riyandi dalam hadir dalam sebuah event di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kamis (6/11).
BERI MOTIVASI: Kiper Persis Solo, Muhammad Riyandi dalam hadir dalam sebuah event di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kamis (6/11).

RADARSOLO.COM – Tekanan sembilan pertandingan tanpa kemenangan tak menciutkan semangat Persis Solo. Jelang Derby Mataram di Stadion Manahan (8/11/2025) melawan PSIM Yogyakarta, Laskar Sambernyawa merajut asa.

Bukan sekadar perebutan poin, duel ini merupakan pertaruhan harga diri dua kota bertetangga yang punya sejarah panjang di sepak bola Indonesia.

Kiper utama Persis Solo Muhammad Riyandi memahami betul arti rivalitas ini.

"Dari sisi kami, persiapan tim sangat bagus beberapa hari ini. Derby ini sudah ditunggu-tunggu. Bukan hanya pemain, tapi semua pencinta sepak bola yang ada di Solo maupun di Jogja," ucap Muhammad Riyandi saat ditemui awak media usai hadiri sebuah event di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kamis (6/11/2025).

Kendati demikian, Riyandi menyadari performa Laskar Sambernyawa sedang dalam tekanan hebat.

Wajar saja, sembilan pertandingan puasa kemenangan membuat mental pemain sempat goyah. Namun, Riyandi berharap atmosfer Manahan mampu menjadi energi tambahan.

"Yang pasti secara mental memang kami agak sedikit tertekan. Tapi kami main di home, kami dapat dukungan dari suporter. Kami sebagai pemain juga saling mendukung dan saling merangkul. Kami siap untuk pertandingan nanti," tutur Riyandi.

Riyandi kembali menegaskan bahwa pemain Persis Solo bakal mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Mereka bakal kerja keras untuk memetik tiga poin yang sudah didamba-dambakan sepanjang awal kompetisi Super League 2025/2026 ini.

"Jadi bagaimanapun itu, kita sebagai pemain harus memberikan hasil yang terbaik. Apalagi kita main di kandang sendiri, kita juga mau ngasih yang terbaik untuk suporter," tegas Riyandi.

Tak seperti membalikkan telapak tangan, PSIM Jogja bakal menjadi ujian berat bagi Persis Solo. Catatan di atas kertas lebih condong ke Laskar Mataram. Mulai dari rekap head-to-head hingga posisi di klasemen sementara.

PSIM Yogyakarta sedang berada pada jalur positif. Dua kemenangan beruntun kontra Dewa United dan Persik Kediri membawa anak asuh Jean-Paul van Gastel menempati papan tengah. Tepatnya pada posisi ke-6 dengan koleksi 18 poin.

"Yang pasti semua pemain harus kita waspadai ya. Tidak ada yang namanya satu pemain berbahaya. Semua berbahaya, jadi yang pasti kita harus antisipasi semuanya," tegasnya. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#PSIM #Super League #persis #liga 1