Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Soal Nasib Peter de Roo di Persis Solo, Ini Jawaban Manajemen Laskar Sambernyawa

Mannisa Elfira • Minggu, 9 November 2025 | 21:27 WIB

 

TUGAS BARU: Tithan Wulung Suryata saat mewakili Persis Solo jalani jumpa pers usai laga melawan PSIM Jogja.
TUGAS BARU: Tithan Wulung Suryata saat mewakili Persis Solo jalani jumpa pers usai laga melawan PSIM Jogja.

RADARSOLO.COM - Nasib Peter de Roo bersama Persis Solo masih abu-abu. Tapi yang jelas, arsitek berkebangsaan Belanda tersebut tak lagi mendampingi Laskar Sambernyawa -sebutan Persis Solo- saat menahan imbang PSIM Jogja di Stadion Manahan, tadi malam.

Desakan agar de Roo mundur memang sudah lama bergema. Permintaan pelengseran Peter de Roo bukan tanpa alasan. Kekalahan beruntun ditambah sembilan pertandingan tanpa kemenangan lah yang memicu kekecewaan suporter.

Evaluasi secara menyeluruh pun dilakukan oleh manajemen. Jelang laga Derby Mataram, kabar mencuat bahwa Peter de Roo telah dinonaktifkan. Posisinya untuk sementara digantikan oleh asisten pelatih, Tithan Wulung Suryata yang resmi jadi karteker. Dia telah memimpin tim hingga menghasilkan hasil imbang melawan PSIM.

"Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan tim untuk membuat keputusan. Tapi intinya untuk saat ini, Coach Peter de Roo tidak mendampingi tim. Lalu Coach Tithan menjadi karteker untuk secara regulasi sampai sebulan ke depan," beber Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona.

Disinggung soal status resmi Peter de Roo bersama Persis Solo, Bryan menyebut manajemen masih menunggu hasil pembahasan internal. Bryan mengungkapkan, manajemen akan segera menginformasikan jika keputusan bulat sudah ditetapkan.

"Nanti akan kami update setelah ada beberapa hal yang harus kita diskusikan terlebih dahulu," lanjutnya.

Lantas, apakah Persis bakal segera mencari pengganti sosok Peter de Roo? Manajemen Persis Solo tampaknya enggan membeberkan lebih lanjut. Manajemen masih menutup rapat informasi itu.

"Iya nanti kalau misalnya memang ada keputusan terkait hal tersebut (pergantian pelatih), nanti akan kita update lagi lewat pernyataan resmi klub," tegas Bryan.

Andai kata benar, Peter de Roo bakal masuk dalam jejeran pelatih yang angkat koper di pertengahan kompetisi. Sebelumnya, sudah ada Eduardo Almeida yang berpisah dengan Semen Padang. Berlanjut, Bernando Tavares yang tak lagi memimpin PSM Makassar.

Tren pergantian pelatih di tengah musim ini menjadi gambaran betapa ketatnya persaingan di Super League 2025/2026. Tekanan hasil, tuntutan suporter, hingga dinamika internal klub membuat kursi pelatih kian panas.

Begitu pula di Persis Solo. Laskar Sambernyawa masih bergelut di zona merah usai menahan imbang PSIM 2-2. Bond kebanggaan wong Solo mengoleksi enam poin, hanya sedikit lebih banyak dari juru kunci, Semen Padang yang mengantongi empat poin.

Bryan membeberkan, Persis Solo akan memanfaatkan jeda internasional selama dua pekan untuk membenahi skuad secara keseluruhan.

"Kami kan ada jeda internasional dua minggu. Pasti ada evaluasi hal yang menyeluruh untuk tim. Juga soal direksi baru dan jajaran manajemen kan sudah melakukan evaluasi juga. Lalu mempertimbangkan beberapa kemungkinan untuk mengisi kursi pelatih," jelas Bryan.

"Jadi mungkin dalam jeda internasional ini nanti kami akan fokus untuk membenahi internal tim dulu," tegasnya. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#psim jogja #persis solo #Bryan Barcelona #Peter de Roo #Tithan Wulung Suryata