Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

15 Suporter Diamankan Polisi Jelang Laga Persis Solo vs PSIM Jogja Karena Masalah Ini

Antonius Christian • Minggu, 9 November 2025 | 21:46 WIB
KREATIF: Suporter Persis Solo membuat sebuah koreo di Stadion Manahan.
KREATIF: Suporter Persis Solo membuat sebuah koreo di Stadion Manahan.

RADARSOLO.COM - Derby Mataram antara Persis Solo dan PSIM Jogja di Stadion Manahan, Sabtu malam (8/11/2025), sempat diwarnai insiden di luar lapangan. Sebanyak 15 oknum suporter diamankan jajaran Polresta Surakarta karena kedapatan membawa dan mengonsumsi minuman keras (miras) di sekitar stadion sebelum laga dimulai.

Pertandingan sebenarnya berlangsung kondusif. Namun, petugas di lapangan menemukan sekelompok suporter yang terlihat dalam kondisi terpengaruh alkohol di area parkir luar stadion.

Saat diperiksa, mereka membawa berbagai jenis miras yang disembunyikan dalam botol air mineral.

Kabagops Polresta Surakarta Kompol Engkos Sarkosi menjelaskan, dari pemeriksaan awal diketahui 15 orang diamankan bersama 19 botol miras berbagai jenis.

“Mereka kedapatan membawa dan mengonsumsi minuman keras sebelum pertandingan dimulai. Kami langsung lakukan tindakan tegas untuk mencegah potensi gangguan keamanan,” jelas Engkos.

Dari hasil pendataan, para pelaku diketahui berasal dari sejumlah daerah di eks Karesidenan Surakarta, seperti Klaten, Kartasura, Karanganyar, Mojolaban, hingga Wonogiri.

Mereka masing-masing berinisial WK, 28; AF, 27; I, 26; ZAG, 24; RF, 21; EWS, 31; MI, 24; ASS, 25; HS, 28; MYE, 25; WRK, 26; RFN, 28; WAW, 25; MF, 28 dan SD, 24.

Selain mengamankan para pelaku, petugas juga menyita dua kendaraan yang digunakan untuk mengangkut miras, yakni Toyota Innova Reborn dan Daihatsu Grandmax.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi cukup beragam. Di antaranya, satu botol air mineral ukuran 1.600 ml berisi setengah cairan ciu, dua botol ukuran 1.500 ml berisi setengah ciu, satu botol ukuran 600 ml berisi sisa ciu, satu botol ciu ukuran 1.500 ml, 13 botol air mineral ukuran 600 ml berisi arak Bali, serta satu botol merek Atlas ukuran 620 ml.

Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolresta Solo. Polisi juga memeriksa para pelaku untuk mengetahui asal minuman keras tersebut dan kemungkinan adanya pihak lain yang ikut memasok.

“Kami ingin menegaskan bahwa Polresta Solo tidak akan memberi toleransi terhadap tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban, terutama dalam kegiatan besar seperti pertandingan sepak bola,” tegas Engkos.

Menurutnya, pihak kepolisian sudah melakukan langkah antisipatif sejak jauh hari, termasuk pemeriksaan berlapis terhadap penonton yang akan masuk ke area stadion. Namun, masih ada oknum yang berusaha mengelabui petugas dengan cara menyembunyikan miras dalam botol air mineral.

“Kami bersyukur karena petugas cepat bertindak, sehingga potensi kericuhan dapat dicegah sejak dini. Sepak bola seharusnya menjadi hiburan, bukan ajang untuk melampiaskan emosi dengan cara yang salah,” tandasnya.

Kompol Engkos juga mengimbau seluruh suporter Persis Solo dan PSIM Jogja agar tetap menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga nama baik tim kebanggaan masing-masing. “Mari sama-sama kita wujudkan sepak bola yang damai, aman, dan menghibur. Jadilah suporter yang cerdas dan beretika,” pesannya. (atn/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#psim jogja #persis solo #liga 1 #suporter