RADARSOLO.COM – Lini pertahanan Persis Solo kembali menjadi sorotan. Hingga pekan ke-12 Super League 2025/2026, Laskar Sambernyawa telah kebobolan 22 gol, menjadikannya tim dengan jumlah kebobolan terbanyak sejauh ini.
Terbaru, gawang Persis kembali jebol dua kali saat meladeni PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Sabtu (8/11/2025) lalu.
Gol pertama berawal dari kesalahan Gianluca Pandeynuwu yang gagal membuang bola dengan sempurna. Bola justru jatuh ke kaki Deri Corfe yang tanpa ampun menendang bola ke gawang di menit ke-26. Gol kedua PSIM datang melalui sepakan Ze Valente pada menit ke-41.
Bek andalan Persis Solo Xandro Schenk mengakui, sektor pertahanan timnya masih perlu pembenahan serius. Namun, ia juga menilai faktor ketidakberuntungan turut berperan dalam kebobolan yang dialami Persis.
“Ya tentu saja dalam beberapa situasi kami perlu bertahan lebih baik. Tapi kadang juga memang agak sial atau tidak beruntung. Kalau melihat pertandingan melawan PSIM, saya rasa kami tidak memberikan banyak peluang, tapi tetap saja kebobolan dua gol,” ujar Schenk.
Meski kalah dalam penguasaan bola – PSIM mencatat 54 persen berbanding 46 persen milik Persis – namun Persis justru unggul dalam jumlah peluang. Selama pertandingan, Sho Yamamoto dan kawan-kawan menciptakan 10 peluang dengan 19 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, PSIM hanya mencetak dua peluang dan keduanya berbuah gol.
“Kalau lihat golnya, ada yang tembakannya mungkin dari jarak 25 meter atau lebih. Itu kualitas dari lawan juga. Tapi tentu saja, kami harus bisa memperbaiki hal ini ke depan,” tambah pemain asal Belanda tersebut.
Schenk tak menampik bahwa statistik kebobolan Persis sangat mengkhawatirkan. Selain menjadi tim paling banyak kebobolan, Persis juga belum pernah mencatat clean sheet sepanjang musim ini.
“Saya tahu kami adalah salah satu tim yang paling banyak kebobolan di liga. Jadi kami harus bisa meningkatkan pertahanan dalam permainan kami,” tegasnya.
Meski begitu, Schenk tetap mengambil sisi positif dari hasil imbang 2-2 kontra PSIM. Berkat gol Kodai Tanaka dan Cleylton Santos, Persis berhasil memutus tren tiga kekalahan beruntun dan mengamankan satu poin di kandang sendiri.
“Kalau melihat kami tertinggal di babak pertama, tentu tidak puas. Tapi secara keseluruhan, kami menunjukkan karakter. Kami bisa mengontrol permainan dan menyamakan kedudukan. Saya pribadi memuji perjuangan rekan-rekan di lapangan,” tutupnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy