RADARSOLO.COM – Tren negatif Persijap Jepara belum juga berakhir. Dalam lanjutan pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026, Laskar Kalinyamat kembali gagal memetik poin usai takluk 1–2 dari tuan rumah Madura United FC, di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu (9/11) malam.
Padahal, Persijap sempat unggul cepat di menit ke-3 lewat sepakan Indra Arya. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Madura United sukses membalikkan keadaan lewat Jorge Ambrosio Mendonca (45+4’) dan Aji Kusuma (90+4’), masing-masing di penghujung babak pertama dan kedua.
Pertandingan berlangsung keras dan panas. Wasit harus mengeluarkan tiga kartu merah sepanjang laga. Dua di antaranya untuk Persijap — Dicky Kurniawan (33’) dan Zahran Rizki (90+6’) — serta satu kartu merah untuk pemain Madura United, Taufik Hidayat (61’).
Kekalahan ini menjadi yang keenam secara beruntun bagi Persijap. Catatan yang ironis, mengingat di awal musim mereka tampil cukup menjanjikan setelah menahan PSM Makassar 1–1 dan menumbangkan Persib Bandung 2–1.
“Hasil ini sangat mengecewakan, terutama karena dua gol lawan terjadi di menit akhir babak pertama dan kedua. Ini sangat berat untuk kami,” ujar pelatih Persijap, Mario Lemos, usai laga.
Baca Juga: Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia U-23 Ketat, Motivasi Zanadin Fariz Membuncah
Pelatih asal Portugal itu menilai anak asuhnya sudah berjuang keras, tetapi situasi bermain dengan 10 pemain membuat segalanya sulit.
“Ketika kita kehilangan satu pemain, segalanya jadi berat. Ada beberapa pemain juga yang baru kembali bermain, seperti Adzikri Fadillah, jadi masih butuh adaptasi,” tambahnya.
Baca Juga: PSIK Klaten Gelar Seleksi, Kejutan Besar disiapkan Jelang Terjun di Liga 4
Terkait enam kekalahan beruntun, Lemos mengaku timnya masih kesulitan menjaga fokus hingga akhir laga.
“Kebanyakan gol yang membuat kita kalah justru datang di menit-menit akhir. Itu sangat menyakitkan karena kami sebenarnya punya peluang menang, tapi kehilangan konsentrasi,” tegasnya.
Meski begitu, pelatih berlisensi UEFA Pro itu menegaskan timnya belum menyerah.
“Kami tetap berusaha mencari solusi. Kompetisi masih panjang, dan kami akan terus berjuang,” tutup Lemos.
Dengan hasil ini, Persijap masih terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara, atau masuk dalam zona merah degradasi. (nik)
Editor : Niko auglandy