RADARSOLO.COM - Di tengah ketatnya persaingan kompartemen tengah, motivasi Zanadin Fariz membuncah. Pemain yang kerap disapa Ucil tersebut perlu all out untuk mendapatkan tempat starter Timnas Indonesia U-22.
Sebagai informasi, nama gelandang muda Persis Solo tersebut masuk dalam deretan 30 pemain Timnas Indonesia U-22 yang dipanggil Indra Sjafri untuk mempersiapkan diri menuju SEA Games 2025.
Soal pemanggilannya, Zanadin sumringah. Di lini tengah, Zanadin akan bersaing dengan deretan pemain lain seperti Ananda Raehaan Alief (PSM Makassar), Arkhan Fikri (Arema FC), Muhammad Rayhan Hannan (Persija Jakarta), Rivaldo Pakpahan (Borneo FC).
Lalu, Toni Firmansyah (Persebaya Surabaya), Rifqi Ray Farandi (Persik Kediri), Ivar Jenner (FC Utrecht), hingga Wigi Pratama (Persik Kediri).
"Melihat persaingan besok pasti semangat. Di lini tengah, semua pesaing pasti berat. Apalagi ada banyak pemain-pemain yang main reguler (di klub masing-masing). Ya menurut saya ini sesuatu yang menaikan semangat untuk selalu bersaing," tegas Zanadin.
Ya, Zanadin berada di tengah-tengah pemain yang kerap unjuk gigi di kompetisi resmi. Ambil contoh, penggawa Persib Bandung Arkhan Fikri yang sudah mencatatkan delapan caps dengan koleksi dua gol dan satu assist.
Sementara Zanadin sempat dicadangkan di tiga pertandingan awal kompetisi. Kendati demikian, Zanadin perlahan mendapatkan kepercayaan pelatih Persis Solo. Gelandang berusia 21 tahun tersebut kini menjadi salah satu opsi utama di lini tengah.
Menilik catatan Transfermarkt, hingga pekan ke-12, Zanadin sudah mencatatkan tujuh caps dengan 532 menit bermain di Super League 2025/2026. Bukan hanya turun saja, Zanadin telah membuktikan kontribusinya dengan catatan dua assist untuk Laskar Sambernyawa.
Sekarang, Zanadin akan segera bergabung dengan skuad besutan Indra Sjafri. Turut menjalani training camp (TC) sekaligus melakoni dua pertandingan uji coba internasional melawan Mali sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025.
Berdasarkan informasi PSSI, gelaran SEA Games 2025 cabang olahraga sepak bola putra bakal dihelat di Thailand pada 3-18 Desember mendatang.
Dalam ajang itu, Indonesia akan bertarung dengan Singapura, Myanmar, dan Filipina di grup C.
Ini bukan kali pertama Zanadin memperkuat Timnas Indonesia. Menariknya, dia merasakan tiga kepemimpinan yang berbeda. Mulai dari Shin Tae-yong, Gerald Vanenburg, hingga Indra Sjafri.
"Pastinya ya senang (dipanggil Timnas Indonesia)," ucapnya.
"Di antara mereka itu (tiga pelatih) punya taktik masing-masing yang pastinya berbeda. Ya itu normal sih, dari setiap pelatih pasti ada perbedaan masing-masing," tuturnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy