RADARSOLO.COM - Pertarungan antara Adhyaksa FC Banten dan Persiraja Banda Aceh di lanjutan Championship Liga 2 musim 2025/2026 benar-benar berlangsung menegangkan hingga detik terakhir. Bermain dengan intensitas tinggi sejak awal laga, duel dua tim ini berakhir tanpa pemenang — skor 1-1 menutup laga penuh drama tersebut.
Persiraja lebih dulu mencuri keunggulan lewat aksi cemerlang Matheus Machado pada menit ke-67. Umpan terukur dari sisi kanan berhasil disambar dengan tendangan keras yang membuat kiper Adhyaksa FC tak berkutik.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya berselang sembilan menit kemudian, Adilson menjadi penyelamat Adhyaksa FC lewat gol penyeimbang di menit ke-76. Gol itu memicu sorak penonton yang memadati stadion, menandai duel yang berakhir dengan ketegangan tinggi.
Meski kedua tim sama-sama tampil menyerang hingga peluit panjang, tak ada tambahan gol tercipta. Skor imbang ini membuat persaingan di Grup 1 Liga 2 semakin ketat.
Dalam klasemen sementara, Adhyaksa FC Banten tetap menempati posisi kedua dengan 19 poin hasil dari 10 laga (5 menang, 4 seri, 1 kalah).
Mereka mencatat produktivitas tinggi dengan 21 gol dan hanya kebobolan 14 kali. Sementara itu, Persiraja Banda Aceh masih tertahan di peringkat kedelapan dengan 12 poin dari 10 pertandingan (3 menang, 3 seri, 4 kalah), mencetak 12 gol dan kebobolan 13.
Hasil ini membuat tensi persaingan di Grup 1 dan Grup 2 makin membara. Beberapa laga penting sudah menanti akhir pekan ini, termasuk:
-
Minggu, 16 November 2025
-
PS Barito Putera vs Deltras FC (15:30 | Stadion Demang Lehman)
-
Persela Lamongan vs Kendal Tornado FC (19:00 | Stadion Surajaya)
-
-
Senin, 17 November 2025
-
Persipal FC vs Persiba Balikpapan (14:30 | Stadion Gawalise)
-
PSS Sleman vs Persiku Kudus (19:00 | Stadion Maguwoharjo)
-
-
Selasa, 18 November 2025
-
PSIS Semarang vs Persipura Jayapura (19:00 | Stadion Jatidiri)
-
Laga-laga ini akan menjadi ajang penentuan siapa yang mampu menjaga asa menuju babak berikutnya. Di saat persaingan kian panas, satu kesalahan kecil bisa menjadi pembeda antara tim yang melangkah dan yang tertinggal di belakang. (nik)
Editor : Niko auglandy