RADARSOLO.COM— Persaingan di Grup 1 Pegadaian Championship 2025/2026 (Liga 2) kian sengit jelang pekan ke-11. Sejumlah tim mulai saling sikut untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Hingga pekan ke-10, Garudayaksa FC masih tak tergoyahkan di puncak klasemen dengan 23 poin, unggul cukup jauh dari pesaing terdekat, Adhyaksa FC Banten, yang menempati posisi kedua dengan 19 poin.
Di bawahnya, Sumsel United mulai menunjukkan taring. Klub asal Palembang itu kini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan 17 poin dari 10 laga (5 menang, 2 seri, 3 kalah).
Produktivitas mereka pun cukup baik dengan torehan 13 gol dan hanya 10 kali kebobolan.
Sementara itu, Persikad masih harus bekerja keras untuk menjauh dari papan bawah.
Tim berjuluk Laskar Kuda Hitam itu baru mengumpulkan 9 poin dari 10 pertandingan (3 menang, 3 seri, 4 kalah), mencetak 14 gol dan kebobolan 17 gol.
Di papan tengah, FC Bekasi City menempati peringkat keempat dengan 15 poin dari 10 pertandingan (4 menang, 3 seri, 3 kalah).
Sementara PSMS Medan menyusul di posisi kelima dengan 13 poin, hasil dari 3 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 3 kekalahan.
Tim Ayam Kinantan juga mencatatkan produktivitas gol yang stabil — 12 gol memasukkan dan 11 kebobolan.
Satu tingkat di bawahnya, PSPS Pekanbaru juga mengoleksi 13 poin, namun kalah dalam selisih gol. Tim Askar Bertuah ini mencetak 14 gol, tetapi sudah kebobolan 20 kali dari 10 pertandingan.
Adapun Persekat Tegal masih berjuang keras keluar dari zona merah.
Tim asuhan pelatih lokal itu menempati posisi kesembilan atau dua terbawah dengan 9 poin dari 10 laga (2 menang, 3 seri, 5 kalah). Catatan gol mereka pun belum memuaskan — 7 mencetak, 16 kebobolan.
Dengan selisih poin yang tipis di papan tengah, pekan ke-11 diyakini bakal menjadi momentum penting. Tim-tim seperti PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, dan FC Bekasi City siap adu tajam demi menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Persaingan grup 2 juga mwlemanas. PSS Sleman dan Barito Putera paling ketat bersaing di posisi capolista.