RADARSOLO.COM — Dalam rilis resminya pada 13 November 2025, PSSI melalui Komite Disiplin (Komdis) menjatuhkan sanksi tegas kepada PSMS Medan akibat ulah oknum suporternya dalam laga Pegadaian Championship 2025/2026 melawan Garudayaksa FC pada 31 Oktober 2025.
Berdasarkan hasil sidang yang digelar pada 4 November 2025, Komdis PSSI menyatakan bahwa dalam pertandingan di Stadion Utama Sumatera Utara, sejumlah suporter PSMS melakukan tindakan provokatif dengan menyanyikan yel-yel menghina tim lawan dan perangkat pertandingan.
Tak hanya itu, laporan pengawas pertandingan juga mencatat adanya aksi pelemparan air kemasan ke arah lapangan serta beberapa suporter yang masuk ke area lapangan pertandingan.
Atas pelanggaran tersebut, PSMS dijatuhi hukuman larangan menggelar pertandingan dengan penonton selama satu laga kandang serta denda sebesar Rp15 juta.
Laga yang berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk PSMS Medan itu sendiri menjadi momen pahit bagi tim berjuluk Ayam Kinantan.
Dua gol kemenangan Garudayaksa FC dicetak oleh Everton Nascimento de Mendonca lewat titik putih di menit ke-24 dan Seungwoo Ryu pada menit ke-76, juga dari penalti.
Pertandingan itu dihadiri sekitar 2.730 penonton atau hanya 11 persen dari kapasitas stadion, namun insiden yang terjadi membuat PSMS kini harus menanggung konsekuensinya.
Dengan sanksi ini, PSMS Medan dipastikan bakal bermain tanpa dukungan langsung suporternya pada laga kandang berikutnya — sebuah kerugian besar bagi tim yang tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen Grup 1 Liga 2. (nik)
Editor : Niko auglandy