Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sempat Terkendala Anggaran, IFCPF 2025 Men's Asia Oceania Cup 2025 Didukung Penuh oleh Pemerintah

Mannisa Elfira • Sabtu, 15 November 2025 | 02:09 WIB
Jumpa pers ajang International Federation of Cerebral Palsy Football (IFCPF) Men
Jumpa pers ajang International Federation of Cerebral Palsy Football (IFCPF) Men

RADARSOLO.COM - Anggaran sempat menjadi tantangan sebelum penyelenggaraan International Federation of Cerebral Palsy Football (IFCPF) Men's Asia Oceania Cup 2025. Namun semua berubah setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir memberikan dukungan penuh.

Chairman of INAFOC 2025 Rima Ferdianto menjelaskan bahwa pada awalnya penyelenggara sempat kesulitan mencari kejelasan pendanaan.

"Awalnya kita memang agak kesulitan secara anggaran. Tapi setelah kita ketemu dengan Menpora yang baru, bapak Erick Thohir ternyata beliau sangat apresiasi sekali. Sehingga event ini didukung sepenuhnya oleh pemerintah," jelas Rima.

Persiapan Indonesia sejatinya sudah berjalan sejak Mei-Juni lalu, meski kepastian anggaran baru turun belakangan. Selama proses tersebut, seluruh standar teknis yang diminta IFCPF terus dipenuhi oleh Indonesia.

“Kami rutin coordination meeting setiap minggu dengan Sam (Technical Delegate, Sam Turner) dan Ashley (CEO IFCPF Ashley Hammond). Semua standard yang mereka minta selalu kita penuhi. Termasuk ketika mereka venue visit sebelum event," lanjutnya.

IFCPF Men's Asia Oceania Cup 2025 bakal berlangsung pada 16-22 November mendatang di dua venue Kota Bengawan. Di antaranya Stadion Sriwedari dan Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS).

"Sebenarnya ini bagian dari World Ability Games Namun, karena World Ability Games batal kemudian kita ubah menjadi single event yang prestisius. Ini merupakan ajang yang sangat tinggi karena dua finalis yang menang akan langsung lolos ke Piala Dunia Sepak Bola CP tahun depan," ucap Rima.

Total tujuh negara ambil bagian dalam turnamen ini. Selain tiket otomatis bagi juara dan runner-up, negara lain tetap berpeluang tampil di Piala Dunia melalui jalur peringkat dunia.

"Kita juga senang karena tidak satu grup dengan Iran yang peringkatnya sangat tinggi. Tapi, kita juga ketemu sama Australia dan Jepang. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, harapannya mampu memberi perlawanan dan menembus target final four seperti yang dikatakan coach Dhuma (head coach Indonesia)," tutur Rima.

Dalam ajang ini, Iran menjadi unggulan utama. Datang dengan status sebagai juara bertahan IFCPF World Cup 2024, mereka masuk grup B bersama Korea Selatan, Malaysia dan Thailand. Sedangkan tuan rumah akan se-grup bersama Indonesia dan Jepang.

Chief Executive Officer (CEO) IFCPF Ashley Hammond optimistis penyelenggaraan akan berlangsung lancar. Sebagai informasi, ajang ini menjadi event ketiga yang mereka lakukan tahun ini.

"Sebelumnya kita telah menggelar European Championship di Inggris serta Copa America di Uruguay, dan kini yang ketiga di Indonesia. Kami berekspektasi bahwa kejuaraan di Indonesia akan berjalan dengan maksimal," kata Ashley.

Menurut Ashley, Indonesia siap menjadi tuan rumah yang baik sejak kali pertama tiba di Kota Solo. Hal tersebut tampak dari persiapan yang dilakukan oleh IFCPF.

"Ketika pertama kali saya keluar dari bandara, saya sudah bisa tersenyum bahagia karena Indonesia dapat menyelenggarakan event ini dengan bagus. Dan saya senang dengan rapat-rapat yang telah kita lakukan karena setiap rapat bisa menghasilkan sesuatu. Ajang ini akan menjadi event kelas dunia," lanjutnya. (nis)

Editor : Niko auglandy
#IFCPF #World Abilitysport Games 2025