RADARSOLO.COM – Penampilan gemilang kiper Timnas Cerebral Palsy (CP) Football Indonesia, Amin Rasyid, benar-benar mencuri perhatian. Pada laga pembuka International Federation of Cerebral Palsy Football (IFCPF) Men's Asia Oceania Cup 2025, Amin tampil bak palang pintu yang sulit ditembus.
Serangkaian penyelamatan krusialnya menggagalkan peluang demi peluang Australia.
Sepakan keras Connor Bunce—salah satu bintang Australia—berhasil dimentahkan. Dari sederet tembakan on target, hanya satu yang berujung gol melalui Augustine Murphy di penghujung laga.
Sejurus kemudian, peluit panjang dibunyikan. Indonesia memastikan tiga poin lewat kemenangan 2-1 atas Australia. Dua gol Indonesia dicetak Yahya Muhaimi dan M. Ikhsan Tabrani.
Performa Amin langsung menuai apresiasi. Head Coach Timnas CP Football Australia, Kai Lammert, tanpa ragu melontarkan pujian.
"Dia bermain luar biasa. Di mata saya, dia man of the match. Dia menjaga tim Indonesia tetap dalam permainan. Dia memiliki permainan yang fantastis," ucap Lammert.
Senada dengan pelatihnya, kiper Australia David Barber juga mengakui kehebatan AmDuk
"Saya pikir dia fantastis, saya mendengar pelatih kami memanggilnya sebagai pemain terbaik pertandingan ini, ya saya setuju dengan itu karena dia melakukan sejumlah penyelamatan krusial di titik kunci baik di babak pertama maupun kedua," kata Barber.
Usai merayakan kemenangan, Indonesia langsung mengalihkan fokus. Skuad Garuda bakal meladeni Jepang pada laga berikutnya di Stadion UNS.
Head Coach Timnas CP Football Indonesia, Yanuar Dhuma Ardiyanto, menyampaikan bahwa timnya akan menerapkan strategi serupa seperti saat meredam Connor Bunce.
Tim kepelatihan juga telah menganalisis permainan Jepang lewat video pertandingan sebelumnya.
"Sekarang kita akan fokus untuk pemulihan kondisi agar para pemain bisa maksimal lagi saat melawan Jepang. Kita sudah mengetahui permainan Jepang dengan pemain-pemain kuncinya," tutur Yanuar.
Kapten tim, Yahya Hernanda, menegaskan bahwa Indonesia harus tampil lebih percaya diri.
"Lalu bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan yang masih dilakukan di pertandingan pertama dan meraih tiga poin lagi," ujarnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy