RADARSOLO.COM - Timnas Curacao memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Jamaika pada laga terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONCACAF.
Bertanding di Independence Park, Kingston, Jamaika, Rabu (19/11/2025) pagi WIB, Curacao bermain tanpa gol melawan tuan rumah. Hasil imbang ini sudah cukup bagi mereka untuk keluar sebagai juara Grup B.
Skuad asuhan pelatih asal Belanda, Dick Advocaat, mengoleksi total 12 poin dari enam pertandingan. Curacao tampil konsisten dengan catatan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang, tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Mereka sukses menang dua kali atas Bermuda (3-2, 7-0), mengalahkan Jamaika (2-0), serta menahan Trinidad & Tobago (0-0, 1-1) dan Jamaika (0-0) di laga pamungkas.
Prestasi ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Curacao, terlebih setelah sebelumnya mereka sempat ditangani Patrick Kluivert.
Nama Kluivert sendiri kini justru memiliki nasib berbeda.
Ketika melatih Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2029 Zona Asia, ia hanya mampu membawa Garuda melangkah sampai putaran keempat—gagal lolos otomatis ke Piala Dunia maupun ke babak play-off putaran kelima.
Sementara Curacao justru menembus panggung tertinggi sepak bola dunia.
Ada kisah menarik lainnya dari skuad Curacao: terselip nama Gervane Kastaneer, penyerang Persis Solo yang turut dibawa ke ajang kualifikasi.
Pada laga kontra Jamaika, Gervane memang tidak masuk susunan pemain dan hanya duduk di bangku VVIP.
Namun beberapa hari sebelumnya, saat Curacao menang telak 7-0 atas Bermuda (14/11/2025), Garvane turun sebagai starter meski tidak mencetak gol.
Sepanjang perjalanan kualifikasi, performa Garvane cukup impresif.
Dia mencatat 5 gol dari 8 penampilan bersama Timnas Curacao—angka yang berbanding terbalik dengan kontribusinya di Persis Solo, di mana ia baru mengemas 1 gol dan 1 assist dari 8 laga.
Meski begitu, perannya tetap menjadi bagian dari sejarah Curacao yang berhasil mengamankan tiket menuju Piala Dunia 2026. (nik)
Editor : Niko auglandy