RADARSOLO.COM - PSS Sleman meraih kemenangan penting setelah menaklukkan Persiku Kudus dengan skor tipis 2-1 pada pekan ke-11 Pegadaian Championship 2025/2026.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin malam (17/11/2025), Super Elja bangkit dari ketertinggalan untuk mengamankan tiga poin krusial.
Pelatih Kepala PSS, Ansyari Lubis, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemainnya. Menurutnya, kemenangan ini lahir dari kerja keras dan energi besar yang ditunjukkan anak asuhnya sepanjang pertandingan.
“Pertandingan ini luar biasa. Di menit-menit awal kami tertinggal 1-0, tetapi berkat kerja keras seluruh pemain—baik yang dimainkan sejak awal maupun yang masuk sebagai pengganti—kami bisa membalas di menit-menit akhir,” ujar Ansyari dalam sesi jumpa pers di Ruang Media Stadion Maguwoharjo.
Dia mengakui timnya sempat mengalami kesulitan dalam penyelesaian akhir. Namun, perubahan taktik dan pergantian pemain yang dilakukan di babak kedua memberikan dampak signifikan.
“Perubahan-perubahan yang kita lakukan menghasilkan kemenangan,” tambahnya.
Dukungan suporter yang memenuhi stadion juga mendapat apresiasi khusus dari sang pelatih. Suasana stadion yang penuh semangat disebutnya menjadi dorongan besar bagi para pemain untuk terus berjuang hingga peluit akhir.
“Terima kasih buat suporter yang luar biasa pada malam hari ini,” ungkapnya.
Peran pemain pengganti menjadi sorotan dalam kemenangan ini. Tiga pemain inti tidak dapat tampil, tetapi para pengganti sukses menunjukkan tanggung jawab besar dan tampil penuh determinasi.
“Cloudio, Mofu, dan pemain lain yang tidak biasa bermain bisa membuktikan kemampuan mereka. Ini sangat mengejutkan dan tentu positif bagi tim,” kata Ansyari.
Situasi ini, lanjutnya, membuat persaingan di dalam skuad semakin sehat.
“Hal ini membuat pelatih menjadi susah karena semua pemain bisa menunjukan permainan terbaik. Tapi inilah yang kita harapkan.”
Momen krusial terjadi di babak kedua ketika rotasi pemain mulai memberi dampak. Masuknya Junior Haqi langsung membuahkan gol cepat yang menyamakan kedudukan.
Kemudian, keputusan memainkan Jajang Mulyana sebagai striker tambahan semakin menambah tekanan ke pertahanan Persiku.
“Keputusan memainkan Jajang bukan sesuatu yang mendadak. Kami sudah menyiapkannya saat latihan karena kami kekurangan striker. Dan dia menjawab kepercayaan itu dengan luar biasa,” tutup Ansyari Lubis.
Dengan kemenangan ini, PSS Sleman terus menjaga asa bersaing di papan atas Grup 2 Pegadaian Championship dan memperlihatkan kedalaman skuad yang semakin solid. (nik)
Editor : Niko auglandy