RADARSOLO.COM - Kemenangan Madura United FC atas Persijap Jepara di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Minggu (9/11), menjadi tiga poin yang terasa sangat spesial bagi Laskar Sape Kerrab.
Bukan sekadar kemenangan biasa, hasil ini adalah kemenangan kandang pertama Madura United pada musim ini.
Sebuah momen yang akhirnya pecah setelah empat laga sebelumnya selalu gagal meraih hasil maksimal di rumah sendiri.
Asisten Pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, menegaskan bahwa kemenangan tersebut harus menjadi titik balik.
Menurutnya, seluruh pemain sudah bersepakat menjaga marwah kandang—SGMRP harus kembali menjadi tempat yang angker bagi lawan.
“Pemain tidak pernah kehilangan motivasi untuk memberikan kemenangan di kandang. Jadi kami sepakat harus mengembalikan marwah kandang kami. Ini rumah kami. Kami tidak boleh kalah lagi di sini, kalau bisa seri pun jangan,” ujar pria yang akrab disapa RB itu.
Namun ambisi Rakhmad Basuki tidak hanya sebatas tidak kalah di kandang. Ia menekankan bahwa lawan tidak boleh membawa pulang satu poin pun dari Pamekasan. Seri sekalipun ingin ia hindari.
“Sisa kompetisi masih panjang. Kami terus memperbaiki kekurangan, terutama di kandang, supaya tidak kehilangan poin lagi,” tambahnya.
Sebelum kemenangan atas Persijap, performa kandang Madura United memang belum meyakinkan.
Dari empat laga kandang, mereka hanya meraih dua hasil seri—0-0 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dan 1-1 kontra Persita Tangerang.
Dua laga lainnya bahkan berakhir dengan kekalahan dari Persis Solo (1-2) dan Persija Jakarta (0-1).
Hingga pekan ke-12 BRI Super League 2025/26, Madura United mengemas lima poin kandang dan delapan poin tandang.
Raihan tandang mereka terbilang impresif, termasuk kemenangan atas Dewa United Banten FC dan Persik Kediri, serta dua hasil imbang di markas PSM Makassar dan PSBS Biak.
Kini, dengan marwah kandang yang mulai kembali, Laskar Sape Kerrab berharap momentum ini terus terjaga hingga akhir musim. (nik)
Editor : Niko auglandy