RADARSOLO.COM - Emas memang lepas dari genggaman. Tapi jangan salah, pencapaian Timnas CP Football Indonesia tetap layak diberi applause.
Berangkat dengan target realistis final four, tim Garuda mengunci posisi runner-up IFCPF Men's Asia Oceania Cup 2025 sekaligus melenggang ke IFCPF World Cup 2026 atau Piala Dunia 2026.
Pada fase pamungkas, Iran tampil impresif. Amirhossein Ghorbani membuka keran keunggulan pada menit ke-15.
Dominasi Iran berlanjut hingga Alireza Ahmadimoghadam menggandakan skor di babak kedua, sekaligus mengunci kemenangan atas Indonesia.
Bukan tanpa peluang, Indonesia juga coba menggebrak pertahanan Iran.
Beberapa sepakan juga sempat membahayakan tembok Iran, termasuk saat Kapten Tim Diky Hendrawan melesatkan tendangan keras pada menit ke-27, yang sayangnya masih meleset.
Head Coach Timnas CP Indonesia Yanuar Dhuma Ardiyanto mengapresiasi perjuangan anak asuhnya hingga mampu menapaki partai final.
Menurutnya, permainan kedua kubu sangat luar biasa malam ini.
"Permaianan yang luar biasa. Teman-teman sudah maksimal. Kami hanya terkendala di pergantian pemain. Jadi, klasifikasinya di FT3 itu hanya bisa dimainkan satu pemain di lapangan," ujar Dhuma.
"Tapi, semangat juang teman-teman sudah luar biasa," lanjutnya.
Dhuma juga sudah tidak kaget dengan perlawanan yang disuguhkan Iran.
Bagaimana tidak? kualitas mereka memang terbukti tinggi. Pada 2024 silam, mereka juga sukses meraih titel champion World Cup.
"Mereka dari serangan, dari bertahan sangat kuat ya. Jadi, kami sudah coba beberapa pola A, B, C dan sebagainya untuk menembus mereka. Tapi, memang ya itu kualitas dunia ya. Jadi, kita punya tolak ukur sekarang," ucap Dhuma.
Menurut dia, kekalahan 0-2 dari juara dunia bisa menjadi tambahan semangat untuk persiapan menuju Piala Dunia di Amerika Serikat.
Timnas CP Indonesia akan meningkatkan kematangan skema, terutama dalam penempatan posisi dan pola pergerakan pemain untuk menghadapi tim-tim kuat.
"Nah, kemungkinan kita akan tingkatkan lagi untuk di Amerika. Menambah semangat sekali ya," kata Dhuma.
"Ditambah teman-teman suporter yang hadir memerahkan Stadion Sriwedari. Itu sangat memacu semangat teman-teman pemain yang tanpa lelah bermain luar biasa," tandas dia. (nis/ria)
Editor : Syahaamah Fikria