RADARSOLO.COM - Perubahan langsung terasa di tubuh PSIS Semarang. Beberapa hari setelah manajemen mengangkat kembali Jafri Sastra sebagai pelatih, Mahesa Jenar langsung memetik hasil positif pada laga Pegadaian Championship 2025/2026 (Liga 2).
Bertanding di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (23/11/2025), PSIS Semarang mengakhiri tren negatif setelah melalui 11 laga tanpa kemenangan—dua kali imbang dan sembilan kali kalah. Pada debutnya, Jafri membawa PSIS menang tipis 1-0 atas Persiba Balikpapan.
Gol tunggal dicetak Doni Halomoan Sormin pada menit ke-69.
Laga berlangsung ketat dan diwarnai tiga kartu kuning.
Dari tuan rumah, Adrianus Dwiki Arya Poernomo diganjar kartu pada menit ke-45. Sementara dari PSIS, kartu kuning diberikan kepada Delfin Rumbino (60') dan Luan Sergio Nascimento Dias de Almeida (65').
Pertandingan ini disaksikan 633 penonton atau sekitar 2 persen kapasitas stadion.
Kemenangan perdana ini membuka harapan PSIS untuk keluar dari zona degradasi dan menatap laga-laga berikutnya dengan kepercayaan diri baru.
Persaingan Makin Padat, PSIS Masih di Dasar
Persaingan di Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026 memasuki pekan ke-12 dengan dinamika menarik. PS Barito Putera masih menjadi tim paling stabil. Dari 12 laga, Barito mengemas 9 kemenangan, satu hasil seri, dan hanya dua kali kalah. Catatan impresif ini menempatkan mereka di puncak klasemen dengan 28 poin.
Di posisi kedua, PSS Sleman terus menempel ketat. Tim Super Elang Jawa tampil konsisten dan kini mengoleksi 27 poin, hanya terpaut satu angka dari Barito. PSS baru sekali menelan kekalahan sejauh musim ini.
Persipura Jayapura menempati peringkat ketiga dengan 23 poin, menunjukkan tren positif lewat tujuh kemenangan. Mereka masih menjadi salah satu tim dengan produktivitas stabil di grup ini.
Di bawahnya, Persela Lamongan (21 poin) dan Kendal Tornado FC (20 poin) mengisi persaingan papan tengah. Keduanya masih berpeluang menembus tiga besar jika mampu menjaga momentum.
Deltras FC, dengan lima kemenangan, berada di posisi enam dengan 18 poin, sementara Persiba Balikpapan tertahan di posisi tujuh setelah kembali menelan kekalahan, mengumpulkan 11 poin dari 12 pertandingan.
Menuju papan bawah, Persiku mengoleksi delapan poin dari 12 laga dan masih kesulitan memperbaiki posisi. Persipal FC, yang belum sekalipun meraih kemenangan, berada di peringkat sembilan dengan enam poin hasil enam kali imbang.
Di dasar klasemen, PSIS Semarang masih berjuang keras. Meski baru saja meraih kemenangan perdana di bawah pelatih baru Jafri Sastra, PSIS tetap berada di posisi ke-10 dengan 5 poin dari 12 pertandingan.
Meski begitu, hasil positif di Balikpapan membuka peluang The Mahesa Jenar untuk keluar dari zona merah pada laga-laga berikutnya. (nik)
Editor : Niko auglandy