RADARSOLO.COM - Persib Bandung tampil garang di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (30/11). Maung Bandung menggulung tuan rumah Madura United dengan skor telak 4-1 pada lanjutan Super League 2025/2026 (Liga 1)
Tim tamu langsung menunjukkan dominasi sejak awal laga. Luciano Guaycochea membuka keunggulan Persib lewat sepakan terukur pada menit ke-26.
Tekanan berlanjut, dan Federico Barba menggandakan skor pada menit ke-39. Paruh pertama berakhir 2-0 untuk keunggulan skuad biru.
Memasuki babak kedua, Madura United mencoba bangkit dan akhirnya memperkecil ketertinggalan lewat penalti Albertine Joao Pereira pada menit ke-69.
Namun respons Persib sangat cepat. Hanya lima menit berselang, Thom Jan Marinus Haye kembali memperlebar jarak melalui gol di menit ke-74.
Uilliams Barros Pereira kemudian memantapkan pesta kemenangan Persib lewat gol keempat pada menit ke-70, sekaligus memastikan skor akhir 4-1.
Baca Juga: Keris hingga Naskah Kuno Dipamerkan di Museum Radya Pustaka
Laga ini disaksikan 4.153 penonton atau 31 persen kapasitas stadion.
Pertandingan berjalan panas dengan sejumlah kartu kuning. Dari kubu Persib, peringatan diberikan kepada Eliano Johannes Reijnders (45’), Nazriel Alfaro Syahdan (82’), dan Frans Dhia Jirjis Putros (90’). Adapun Madura United mengantongi dua kartu kuning untuk Novan Setya Sasongko (52’) dan Pedro Filipe Tinoco Monteiro (90+2’).
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persib Bandung untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen, sekaligus semakin menekan Madura United yang kini harus berjuang keras agar tidak terperosok makin jauh ke papan bawah.
Klasemen Semakin Memanas
Kemenangan Persib Bandung atas Madura United membuat persaingan di papan bawah klasemen sementara Super League 2025/2026 makin memanas.
Tiga poin yang diraih Maung Bandung pada laga sebelumnya otomatis mengguncang dinamika zona merah, terutama bagi Madura United yang kini terdesak turun ke posisi ke-13.
Persik Kediri masih berada tepat di atas garis bahaya dengan 15 poin dari 13 laga. Sementara Madura United terpaku di urutan ke-13 setelah menorehkan 3 kemenangan, 4 imbang, dan 6 kali kalah — total mengumpulkan 13 poin dengan selisih gol -6.
Dewa United Banten FC juga mengoleksi 13 poin, namun berada satu strip di bawah Madura United karena memiliki selisih gol lebih buruk (-10). Posisi ke-15 dihuni PSBS Biak yang mengantongi 12 poin, disusul Persijap Jepara (8 poin), Semen Padang FC (7 poin), dan Persis Solo yang masih berkutat di dasar klasemen dengan 7 poin serta hanya satu kali menang dalam 13 pertandingan.
Dengan ketatnya jarak poin dari peringkat 12 hingga 18, satu kemenangan atau satu kekalahan saja bisa langsung mengubah peta degradasi. Madura United, Dewa United, dan PSBS Biak harus bekerja ekstra keras pada pekan-pekan berikutnya jika tidak ingin semakin tenggelam.
Sementara Persis Solo dan Semen Padang dalam kondisi kritis dan wajib mengamankan poin penuh bila ingin menjaga harapan bertahan di kasta tertinggi.
Super League belum memasuki paruh musim, namun tensi persaingan papan bawah sudah terasa mendidih. (nik)
Editor : Niko auglandy