RADARSOLO.COM -Kompetisi Liga Nusantara 2025/2026, kasta ketiga dalam struktur Liga Indonesia—atau yang lebih akrab disebut Liga 3—resmi bergulir.
Pekan perdana Liga Nusantar langsung menghadirkan beragam drama. Ada klub yang melaju kencang dengan kemenangan meyakinkan, namun tidak sedikit pula yang harus menerima hasil kurang memuaskan di laga pembuka musim ini.
Setiap tim jelas ingin memulai langkah dengan sempurna, tetapi sepak bola tidak pernah bisa diprediksi. Gol telat, kartu merah, hingga permainan agresif lawan menjadi faktor penentu hasil di pekan pertama.
Di sisi lain, kompetisi sempat mengalami dinamika tak terduga sebelum kickoff. Persikabo 1963 dan Persewar Waropen memutuskan mengundurkan diri jelang bergulirnya Liga Nusantara.
Keputusan tersebut otomatis mengubah konfigurasi grup dan memengaruhi keseimbangan persaingan. Grup yang awalnya penuh kini harus menyesuaikan jadwal ulang, sekaligus membuat peluang lolos berubah secara signifikan.
Musim masih panjang—dan apa pun bisa terjadi.
Yang menang ingin menjaga momentum.
Yang kalah berjuang keras bangkit.
Semua tim kini bersiap menghadapi pekan selanjutnya dengan satu tujuan yang sama: bertahan, berlari, dan bertarung sampai akhir musim.
HASIL GRUP A: Dejan FC dan Nusantara United Ambil Momentum
Pekan pertama Grup A Liga Nusantara 2025–26 langsung menyajikan duel panas penuh tensi tinggi.
Dua pertandingan yang digelar di Stadion Moch. Soebroto, Sabtu (29/11), menghadirkan drama gol dan persaingan ketat sejak menit awal.
Laga pertama mempertemukan Persipa Pati kontra Dejan FC. Persipa sejatinya tampil penuh determinasi di depan publik sendiri dan sempat mendominasi penguasaan bola. Namun, efektivitas menjadi milik Dejan FC.
Tim tamu tampil disiplin, memanfaatkan peluang dengan sangat baik, dan akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 1–2.
Persipa harus puas pulang dengan kekecewaan, sementara Dejan FC membawa pulang tiga poin berharga untuk mengawali perjalanan mereka di musim ini.
Pertandingan kedua tak kalah menarik saat Nusantara United FC bertemu Batavia FC. Duel berlangsung terbuka dengan tempo yang cepat sejak kick-off.
Nusantara United tampil agresif dan tampil percaya diri, mencetak dua gol yang membuat mereka unggul atas lawannya.
Batavia FC sempat membalas satu gol dan mencoba menekan di sisa pertandingan, namun skor 2–1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini membuat Nusantara United FC memulai kompetisi dengan modal positif serta menunjukkan kesiapan mereka bersaing di Grup A.
Dengan hasil ini, Dejan FC dan Nusantara United FC menjadi dua tim pertama yang mengamankan tiga poin, sementara Persipa dan Batavia FC harus bekerja keras di laga berikutnya jika tak ingin tertinggal sejak awal.
Persaingan Grup B Liga Nusantara 2025/2026 langsung menghangat sejak pekan perdana.
Tiga laga yang berlangsung pada Minggu (30/11) dan Senin (1/12) di Lapangan Kota Barat Kota Solo menghadirkan duel ketat, minim gol, namun penuh tensi dan strategi.
Di laga pembuka, Pekanbaru FC berhasil mencatatkan kemenangan penting atas Tri Brata Rafflesia FC. Bermain di Stadion Kota Barat, Pekanbaru FC tampil lugas dan efisien.
Meski pertandingan berlangsung alot dan ketat di lini tengah, satu gol yang mereka cetak sudah cukup untuk mengunci kemenangan dengan skor tipis 1–0. Tiga angka perdana ini menjadi modal berharga untuk menatap pertandingan berikutnya.
Pekan perdana Grup C Liga Nusantara 2025–26 berlangsung penuh tensi dan ketat.
Meski baru memasuki laga awal, atmosfer persaingan langsung terasa panas seiring ambisi setiap tim untuk mengamankan posisi terbaik sejak awal kompetisi.
Pada Sabtu, 29 November 2025, Stadion Sriwedari Solo menjadi saksi duel keras antara Persibo Bojonegoro dan RANS Nusantara FC.
Pertandingan berjalan seimbang dengan intensitas tinggi, namun efektivitas menjadi pembeda di laga ini.
RANS Nusantara FC sukses mencuri tiga poin usai mengamankan kemenangan tipis 1–0, membuat Persibo harus menelan kekalahan pahit di laga pembuka meski tampil gigih hingga menit akhir.
Berlanjut ke Minggu, 30 November 2025, pertandingan tak kalah menarik tersaji di Lapangan Banyuanyar Solo saat PERSIKA Karanganyar menjamu Persikutim United.
Pertarungan berlangsung terbuka dengan peluang saling balas, namun Persika Karanganyar tampil lebih tajam dan disiplin dalam penyelesaian akhir. Gol tunggal menjadi penentu kemenangan mereka dan memastikan skor akhir 1–0 untuk tim tuan rumah.
Di luar dua pertandingan tersebut, Grup C juga dikejutkan dengan kabar bahwa Persewar Waropen resmi mengundurkan diri sebelum kick-off kompetisi.
Mundurnya Persewar otomatis mengubah jadwal pertandingan dan membuat peta persaingan semakin sengit karena jumlah laga berkurang dan peluang setiap tim untuk lolos semakin ketat.
HASIL GRUP D: Tiga Tim Start Sempurna
Grup D Liga Nusantara 2025–26 langsung menghadirkan persaingan panas sejak pekan pertama.
Tiga pertandingan yang digelar di Lapangan THOR Surabaya tak hanya menyuguhkan kemenangan dramatis, tetapi juga menunjukkan bahwa perebutan posisi teratas grup ini akan berlangsung sengit sampai akhir.
Minggu, 30 November 2025, menjadi panggung awal bagi Persiba Bantul yang membuka langkah dengan penuh kepercayaan diri.
Menghadapi Waanal Brothers, Persiba tampil agresif sejak menit awal dan mengamankan kemenangan 2–1.
Waanal Brothers sempat memberikan tekanan di babak kedua, tetapi pertahanan rapat dan disiplin PERSIBA memastikan tiga poin tetap dalam genggaman.
Hasil pekan pertama membuat tiga tim—Perseden Denpasar, Persekabas, dan Persiba Bantul—sama-sama memulai kompetisi dengan hasil sempurna.
Ketiganya langsung menancapkan nama di papan atas dan memberi sinyal bahwa perebutan tiket lolos dari Grup D tidak akan mudah.
Sementara itu, Gresik United FC, Waanal Brothers, dan Perswbata Lembata harus bekerja ekstra keras di pekan kedua jika ingin mengejar.
Grup D baru memainkan babak pembuka, tapi tensi persaingan sudah terasa sengit, cepat, dan penuh drama. Yang kalah tak ingin kembali terpeleset, sementara yang menang pasti ngotot mempertahankan momen emas mereka. (nik)